Nama parang diambil dari motif batik klasik yang dulu hanya bisa dipakai anggota keluarga kerajaan.
Sedangkan kencana artinya emas yang juga merupakan simbol kemuliaan.
Baca Juga: Nongkrong Tanpa Batas Waktu: Rekomendasi Angkringan 24 Jam di Jogja
Batik Parang Kencana dikenal dengan motif batik yang berfilosofi tinggi. Kombinasi teknik batik tulis dan cap.
Proses pembuatannya pun full handmade sehingga harganya di atas rata-rata.
Meskipun motifnya masih tradisional tapi desain bajunya sangat kekinian.
Misalnya, model celana high waist, vest, crop top blazer, kemeja resmi sampai blazer untuk pria.
Baca Juga: Prediksi Tren Wisata 2026: Liburan Lebih Otentik, Berkelanjutan, dan Bermakna
Danar Hadi
Batik ini merupakan salah satu jenama yang sudah lama terkenal.
Didirikan tahun 1967 oleh Santosa Doellah dan Dnarsih Hadiproyono.
Berangkat dari industri rumahan, Danar Hadi menjadi salah satu produsen batik terkenal di Indonesia.
Baca Juga: Jelajah Dunia Digital di Batu: Serunya Virtual Immersive Park Jatim Park 2
Ciri khas batik Danar Hadi di penggunaan motif-motif klasik seperti truntum, sidomukti dan semen romo.
Semuanya dipadu dengan warna-warna elegan dan detail yang indah.
Salah satu gerai besar dan satu kali harus dikunjungi adalah Rumah Batik Danar Hadi di Solo.
Selain toko, di tempat ini juga terdapat museum dan galeri yang memajang sekitar 10.000 kain batik.
Artikel Terkait
Ayo, Borong Batik! Jangan Beli Online, Ini Rekomendasi Tempat Belanja Batik, Mulai Grosiran Sampai Eksklusif
5 Tempat Berburu Batik, dari Yang Lengkap, Kekinian, dan Eksklusif
Wisata Edukasi Yogyakarta: Ini Rekomendasi 5 Kampung Batik di Jogja yang Wajib Kamu Datangi
Sejarah dan Ragam Motif Batik Betawi, Berkembang dari Masa ke Masa Dipengaruh Budaya Negara dan Daerah Lain
Kesejukan Wisata ke Lasem, Kota Kecil Multietnis Penghasil Batik Terkenal di Jawa Tengah