Tergantikan Tetapi Tetap Menggetarkan Jiwa, Ini Stasiun Non Aktif di Pulau Jawa yang Terus Gagah Dihantam Masa

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 8 Januari 2026 | 07:00 WIB
Stasiun ini sudah tidak beroperasi sejak 1970-an dan sekarang menjadi depo kereta api. (Facebook/KAI121)
Stasiun ini sudah tidak beroperasi sejak 1970-an dan sekarang menjadi depo kereta api. (Facebook/KAI121)

Di 1948 stasiun ini dibom Belanda, diperbaiki lagi setelah kemerdekaan, dan sempat beroperasi sampai 1954.

Baca Juga: Di Balik Keindahannya, Ini Alasan Air Terjun Nglirip Dikenal Sarat Cerita Mistis

Stasiun Kalasan didirikan antara tahun 1929-1930. Lokasinya di Sleman, Yogyakarta, tidak jauh dari Candi Kalasan. (historyandlegacy-kebumen.blogspot.com)

3. Stasiun Kalasan
Stasiun Kalasan didirikan antara tahun 1929-1930. Lokasinya di Sleman, Yogyakarta, tidak jauh dari Candi Kalasan.

Stasiun ini melayani rute Yogyakarta-Surabaya-Semarang, tetapi sejak 2007 sudah tidak aktif lagi.

Bangunan depan stasiun yang sudah tua dan aestetik ini masih berdiri kokoh dan cantik.

Sayangnya bagian dalamnya tidak terawat.

Baca Juga: Tawarkan Produk yang Berbeda, Ini Rekomendasi Bakeri yang Wajib Dikunjungi di Seoul

Halte Maleber (MLB) merupakan halte kereta api nonaktif yang terletak di Desa Maleber, Karangtengah, Cianjur. Halte ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. (Instagram/@cianjurkuy)

4. Halte Maleber
Stasiun kecil ini berada di Desa Maleber, Karangtengah, Cianjur, masuk di daerah operasi Bandung.

Halte tua yang lokasinya antara Stasiun Cianjur dan Halte Tipar ini hanya satu jalur saja, tanpa sistem persinyalan.

Karena sarananya sudah terlalu tua, Halte Maleber berhenti beroperasi tahun 2013.

Meskipun demikian bangunannnya yang bergaya indies masih bertahan dan semuanya masih asli.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini