Arsitektur khas Lanna
Berjalan-jalan di Lampang sangat menyenangkan.
Sebagian besar rumah penduduk, bangunan publik dan kuilnya punya arstitektur tradisional yang cantik.
Sebagian besar bangunan di Lampang masih mempertahankan gaya arsitektur Lanna.
Cirinya bangunan dari bahan kayu jati yang sudah diukir, atap berlapis-lapis, dan ornamen simbolik spiritual.
Baca Juga: 4 Gili di Lombok yang Paling Sepi dan Masih Jarang Dikunjungi Orang
Beberapa bangunan indahnya, antara lain Wat Phra That Lampang Luang dan Baan Sao Nak Museum.
Tidak kalah menariknya adalah pasar tradisional di kota tua yang buka setiap Sabtu dan Mingu pagi.
Di pasar ini banyak jajanan tradisional yang murah dan lezat.
Baca Juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Kala Traveling Saat Cuaca Tak Menentu, Simak Tipsnya
Kota Delman
Penduduk setempat menyebut Lampang sebagai Mueang Rot Ma atau kota delman.
Istilah ini karena delman masih menjadi salah satu transportasi yang tersedia di Lampang.
Meskipun bisa digunakan penduduk lokal tapi yang lebih banyak menggunakannya justru turis.
Ada tiga harga yang dikenakan untuk mengendarai delman Lampang.
Baca Juga: 4 Kota di Bawah Tanah yang Unik dan Memukau, Beragam Latar Belakang Pembangunannya
150 bath untuk keliling rute kecil, 200 bath untuk keliling kota rute besar dan 300 bath untuk satu jam.
Harga ini berlaku sama bagi semua pemilik delman karena sudah ditetapkan Asosiasi Penarik kuda Lampang.
Artikel Terkait
Ragam Salad Thailand Terfavorit Versi Taste Atlas
Rupa-rupa Kuliner Thailand dari Beras Ketan, Terpopuler Mango Sticky Rice
Liburan Akhir Tahun Hemat di Thailand, Kunjungi 9 Tempat Wisata Gratis di Bangkok
5 Produk Minuman yang Perlu Dicoba Selagi Bertahun Baru di Thailand, Segar Menyehatkan
Koh Samui, Salah Satu Tempat Terbaik di Thailand untuk Menghabiskan Pergantian Tahun
Berburu Street Food di Thailand, Berikut Rekomendasi Tempat-tempat Terbaik untuk Wisata Kuliner