4 Hutan Kota di Kuala Lumpur yang Menyuguhkan Pemandangan Hijau di Antara Ketegasan Gedung Batu

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 15 Januari 2026 | 15:30 WIB
Di Di KL Forest Eco Park, Kuala Lumpur, yang berdiri tahun 1906 juga terdapat jembatan gantung estetik yang panjangnya 200 meter.   (visitselangor.com)
Di Di KL Forest Eco Park, Kuala Lumpur, yang berdiri tahun 1906 juga terdapat jembatan gantung estetik yang panjangnya 200 meter. (visitselangor.com)

2. Bukit Kiara
Tempat hijau ini berada di jantung kota Kuala Lumpur. Tepatnya di Taman Persekutuan Bukit Kiara.

Orang bisa masuk dari Taman Persekutuan atau dari Sri Hartamas.

Bukit Kiara dirancang sebagai area publik hijau untuk keluarga. Tersedia area untuk jogging, bersepeda dan hiking.

Baca Juga: Piknik Nusantara di TMII Jadi Pilihan Wisata Pagi, Mulai Rp61.000 dengan Fasilitas Lengkap

Bagi yang mau hiking ada beberapa rute dengan tingkat kesulitan berbeda. Mulai yang mudah sampai menantang.

Pemandangannya bisa melewati hutan kecil, kolam dihiasi teratai, jembatan suspension dan Air Terjun Kiara.

Bukit Kiara buka setiap hari dan tiket masuk gratis.

Baca Juga: 3 Coffee Shop Jepang di Jakarta, Punya Seduhan unik yang Menjadi Pembeda dari Lainnya

3. Sri Bintang Hills
Bukit ini berada di Taman Sri Bintang di Kepong, Kuala Lumpur, yang bisa dicapai lewat jalan Sri Bintang 8.

Sri Bintang Hills jadi tempat populer warga Kuala Lumpur kalau mau hiking.

Biasanya tempat ini ramai di pagi hari. Bukit ini memiliki dua puncak dengan ketinggian berbeda-beda.

Baca Juga: Tips Efektif Mengatasi Sakit Perut karena Maag agar Aktivitasmu Tetap Lancar

Dari atas puncak pertama bisa melihat pemandangan kota Kuala Lumpur.

Sementara di puncak kedua, selain pemandangan Kuala Lumpur juga tampak Batu Caves dan Genting Highlands.

Sri Bintang Hills buka 24 jam dan gratis.

Baca Juga: Situ Sidomukti Depok, Spot Mancing Tenang dengan Lele Jumbo yang Datang Alami

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: malaysia.travel

Tags

Artikel Terkait

Terkini