Di Tengah Overtourism Kyoto, Ini Tempat Wisata yang Terbilang Masih Sepi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 16 Januari 2026 | 18:30 WIB
Kastil Fushimi Momoyama dibangun tahun 1594. Didirikan Toyotomi Hideyoshi melibatkan 20.000-30.000 pekerja konstruksi.  (gekkeikan.co.jp)
Kastil Fushimi Momoyama dibangun tahun 1594. Didirikan Toyotomi Hideyoshi melibatkan 20.000-30.000 pekerja konstruksi. (gekkeikan.co.jp)

Kuil Kennin-ji
Kuil Zen tertua di Kyoto ini didirikan biksu Yousai pada abad ke 13.

Ia mempekenalkan konsep Zen Buddhism dan teh hijau di Jepang setelah berguru di Tiongkok.

Kuil dilapisi tatami (tikar Jepang) berusia ratusan tahun. Hall utamanya dihiasi lukisan dua naga yang saling berkaitan.

Kuil Kennin-ji sangat dekat dengan Stasiun Gion-Shijo. Cukup jalan kaki selama 5 menit.

Baca Juga: Peringatan Isra Mikraj, Berikut 10 Contoh Kata-kata yang Cocok Jadi Caption Unggahan Instagram

Meskipun jalannya sesempit gang, tetapi Pontocho dipenuhi tempat makan, bar, dan tea house. (Google/Andrew Poon)

Lorong Pontocho
Tidak harus berdesak-desakan di Nishiki Market, berburu kuliner tradisional juga bisa ke lorong Ponto-cho.

Jalan kecil ini lebih banyak dikunjungi warga lokal. Lokasinya di seberang Sungai Kamogawa dekat distrik Gion.

Meskipun jalannya sesempit gang, tetapi Pontocho dipenuhi tempat makan, bar, dan tea house.

Saat berada di kawasan itu, mungkin juga bertemu dengan geisha.

Baca Juga: Wisata ke Muntok, Salah Satu Kota Tertua dan Kaya Sejarah di Bangka

Kastil Fushimi Momoyama
Kastil Fushimi Momoyama dibangun tahun 1594. Didirikan Toyotomi Hideyoshi setelah ia pensiun.

Pembangunan kastil dilakukan 20.000-30.000 pekerja konstruksi.

Di salah satu lantai kastil terdapat sisa darah prajurit Tokugawa Ieyasu setelah pertempuran 11 hari.

Darah ini hasil ritual seppuku (bunuh diri) sebagai bagian aksi kemenangan Tokugawa di pertempuran Sekigahara.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: theivisibetourist.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini