Tips dan Etika Saat Bekerja WFC, Utamanya Lebih ke Menghargai Lingkungan dan Orang Lain

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 18 Januari 2026 | 07:00 WIB
Di mana pun ruang kerjanya, termasuk di kafe atau coffee shop, logikanya ada aturan dan etika yang berlaku, baik tertulis atau tidak.   (Pexels/Mutecevvil)
Di mana pun ruang kerjanya, termasuk di kafe atau coffee shop, logikanya ada aturan dan etika yang berlaku, baik tertulis atau tidak. (Pexels/Mutecevvil)

3. Anggap sedang bertamu
Meskipun bekerja di kafe bisa santai, jangan jadikan tempat tersebut rumah atau kamar pribadi.

Anggap saja sedang bertamu ke rumah orang, terapkan etika dan sopan santun saat bertamu.

Jangan berisik dan mengobrol kencang. Bila hendak mendengarkan musik gunakan headphone.

Bila harus meeting sebaiknya cari sudut yang benar-benar sepi. Atur suara jangan terlalu kencang.

Baca Juga: Patut Diapresiasi! Wisata Bali Zoo Hentikan Aktivitas Gajah Tunggang Mulai 2026

4. Ruang berbagi
Hindari mendominasi meja atau kursi dengan barang-barang pribaadi.

Dalam kondisi sepi, tas dan barang bisa diletakkan di kursi, tapi bila penuh, pindahkan tas ke lantai.

Bisa juga membawa gantungan khusus tas yang dikaitkan di ujung meja.

Hindari selonjoran di kursi. Apalagi sampai melepas alas kaki dan menaikan kaki di kursi atau meja.

Baca Juga: Self Reward Tanpa Boncos, Serunya Paddle Boarding di Pantai Barat Pasir Putih Pangandaran

5. Memesan berulang
Banyak orang datang ke kafe hanya memesan satu minuman termurah dan bekerja seharian di sana.

Pelanggan model ini membuat kafe bangkrut.

Bila bekerja dalam jangka waktu lama, baiknya memesan makanan dan minuman.

Sangat disarankan memesan lagi, setelah lebih dari 4 jam di tempat tersebut.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: Eater.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini