Panduan Mencari Pemasukan Tambahan dengan Bisnis Makanan Agar Berumur Panjang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 19 Januari 2026 | 07:00 WIB
Ilustrasi. Untuk pemasukan tambahan, bisnis F&B atau makanan salah satu bisnis yang banyak dijalankan orang. (RDNS Stock Project/Pexels)
Ilustrasi. Untuk pemasukan tambahan, bisnis F&B atau makanan salah satu bisnis yang banyak dijalankan orang. (RDNS Stock Project/Pexels)

Baca Juga: Menikmati Bukit Sebantung, Surga Alam di Menoreh dengan Kolam Alami dan Air Terjun Abadi

3. Tidak perlu banyak menu
Langkah berikutnya adalah menentukan menu masakan. Tidak perlu banyak-banyak.

Selain menghabiskan waktu juga membuat sulit berkonsentrasi. Lebih baik sedikit tetapi kualitas terjaga dan rasanya enak.

Bila menu ini cukup umum, bandingkan dengan yang lain, lalu tampilkan sesuatu yang spesial bagi pembeli.

Katakanlah, bahan bakunya organik atau menggunakan bahan premium. Atau autentik, resep warisan nenek.

Baca Juga: Saat Hujan Turun, Santapan Hangat Ini Jadi Pilihan Tepat untuk Menghangatkan Tubuh

4. Tidak harus mengikuti tren
Seperti fashion, makanan juga ada tren dan masa viralnya.

Boleh-boleh saja berjualan makanan sesuai tren asal yakin dengan skill membuat menu tersebut.

Perlu dipikirkan jangka panjangnya, mungkinkah tren makanan ini rtahan atau hanya 1-2 tahun saja.

Bila sekiranya hanya sesaat, jadikan menu tren ini sekedar tambahan atau pelengkap menu lainnya.

Baca Juga: Suntuk Habis Kerja? 5 Taman di Jakarta Selatan Ini Bisa Jadi Tempat Kabur Sebentar

5. Tampilan penting
Di zaman visual ini, selain rasa yang lezat dan kualitas bahan, tampilan juga perlu dipikirkan.

Bentuk makanan dan cara pengemasan harus dipikirkan dengan baik.

Tidak perlu bungkus yang mahal, lebih penting yang penting aestetik dan bersih.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: medium.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini