Baca Juga: Rekreasi Keluarga di Jogja: Update Tiket dan Fasilitas Gembira Loka Zoo 2026
3. Kurangi pengeluaran
Telaah dengan baik pengeluaran bulanan. Cek mana yang bisa untuk sementara waktu dikurangi.
Kebutuhan sekunder dan tersier yang bisa ditunda sebaiknya dihapuskan dulu sampai utang terbayarkan.
Bila punya lebih dari satu utang, bisa diselang-seling saja.
Misal, setelah utang pertama lunas, gaji bulan berikutnya bisa untuk memenuhi kebutuhan sekunder dan tersier sejenak.
Baca Juga: Penuhi Pengalaman dan Selera Minum Kopi dengan Menjadi Barista di Rumah, Ini yang Diperlukan
4. Gunakan THR dan bonus kerja
THR dan bonus kerja hitungannya pemasukkan ekstra.
Jangan gunakan ini untuk hura-hura tapi gunakan untuk membayar utang.
Paling tidak sekitar 60% dari THR dan bonus gunakan untuk membayar utang. Lebih bagus lagi seluruhnya.
Memang terasa menyakitkan tidak bisa menikmati bonus tapi bisa segera terbebas dari utang.
Baca Juga: Kalender Februari dan Maret 2026 Dipenuhi Tanggal Merah, Siap-Siap Libur Panjang
5. Minta keringanan
Bila jumlah hutang terlalu besar atau bunganya terlalu besar, mintalah keringan pada pihak bank.
Katakanlah jatuh temponya diundur.
Biasanya bank bisa memberikan ini dengan syarat sejumlah nilai utang yang harus dibayarkan dulu di muka.
Alternatif lain, minta agar bunganya untuk pembayaran bulan berikutnya dikurangi.
Artikel Terkait
8 Kebiasaan Mengelola Uang yang Harus Dihindari Agar Tak Terjebak dalam Kemiskinan
Akhir Pekan Hemat, Ini Cara Bersenang-senang Tanpa Keluar Uang
9 Tips Menghemat Uang Agar Bisa Lebih Sering Liburan
Ingin Cepat Kaya? Coba Cari Uang dengan 6 Cara Ini
Tips Bijak Mengelola Uang Pesangon Setelah PHK, Jangan Sampai Ludes Sia-sia