Salah satu penual kibi dango bisa ditemukan di street food Nakamise dekat Kuil Senjo-ji.
Baca Juga: Kuliner Khas Pulau Lembata, Didominasi Hasil Laut dan Olahan Jagung
Onigiri
Di Asakusa ada satu restoran yang spesialisasi hanya menjual onigiri dengan beragam isian rasa.
Restoran Onigiri Asakusa Yadoroku yang berdiri tahun 1954 dipercaya sebagai toko onigiri tertua di Jepang.
Onigirinya isinya mulai dari salmon, roe (telur ikan), plum kering, tuna, lotus, sampai wakame.
Selain jual model satuan, tersedia juga set menu. Paling sederhana dua onigiri segitiga, minuman, dan sup.
Baca Juga: Pesona Pulau Lembata, NTT, yang Dianugerahi Pantai-pantai Memesona dan Budaya Berburu Paus yang Unik
Ningyo-yaki
Seperti kibi dango, ningyo-yaki lebih mudah ditemukan di Asakusa. Bentuknya mirip kue pukis isi pasta kacang merah.
Adonan ningyo-yaki dituang pada cetakan berbentuk shichifukujing sampai matang kecokelatan.
Sekilas bentuknya mirip orang tetapi kalau diperhatikan lebih teliti, setiap bentuk punya ekspresi yang berbeda.
Ningyo-yaki dipanggang dengan tekstur empuk dan kenyal seperti takoyaki tapi rasanya manis.***
Artikel Terkait
4 Kafe Matcha di Tokyo, Menikmati Kelezatan Minuman dari Bubuk Hijau Ini di Negara Aslinya
4 Museum Unik di Tokyo, Menambah Wawasan yang Berbeda dan Belum Tentu Didapat di Tempat Lain
Di Tokyo Ternyata Masih Ada Kawasan yang Tidak Populer di Kalangan Turis, Bisa Dipastikan Bebas Overtourism
Restoran Ramen Tertua di Tokyo, Ada yang Hanya Diketahui Warga Lokal
4 Pulau kecil di Sekitar Tokyo dengan Keindahan dan Kekayaan Alam yang Menarik untuk Dijelajahi
Begitu Besar dan Luasnya Stasiun Kereta di Tokyo Ini, Orang Sampai Sering Bingung Bahkan Tersasar