Bandung menjadi minuman populer berbuka puasa dan selalu hadir pada setiap resepsi pernikahan.
Baca Juga: Tips Menabung Emas agar Lebih Untung, Strategi Aman Hadapi Ketidakpastian Ekonomi
Ipoh white coffee
Dinamakan white coffee karena berkaitan dengan teknik sangrai biji kopinya.
Biji kopi disangrai ringan dengan menggunakan margarine baru setelah itu dihancurkan dan diseduh.
Ipoh white coffee biasanya ditambahkan susu kental manis pada bagian atasnya.
Ini berbeda dengan white coffee lain yang menghidangkan kopi dengan tambahan susu atau krimer.
Baca Juga: Destinasi Pemakaman Unik dan Bersejarah di Jakarta, Tempat Peristirahatan Warisan Hindia Belanda
Jungle bird cocktail
Ini minuman beralkohol yang awalnya dihidangkan di Hotel Hilton, Kuala Lumpur, di sekitar tahun 1970-an.
Racikannya terdiri atas rum, campari, simple sirup, nanas dan jeruk nipis.
Semuanya dikocok dengan es dan dihidangkan di gelas berisi es.
Dinamakan jungle bird karena dulunya minuman dihidangkan pada gelas porselen berbentuk burung.
Baca Juga: Panduan Walking Tour di Bandung, Cara Seru Menjelajahi Wisata Kota Kembang Sambil Jalan Kaki
Langkau
Minuman tradisional yang mengandung alkohol ini aslinya berasal dari komunitas suku asli Sabah dan Sarawah.
Konsepnya mirip dengan minuman fermentasi di Asia Tenggara lainnya.
Artikel Terkait
Daftar Minuman Menyehatkan dari Jepang Selain Macha
5 Minuman Tradisional Korea yang Menyehatkan, Ada yang Cocok untuk Udara Dingin
5 Produk Minuman yang Perlu Dicoba Selagi Bertahun Baru di Thailand, Segar Menyehatkan
Fakta Menarik Tentang Latte, Minuman Kopi yang Kembali Populer Karena Menu Dirty Latte
Daftar Minuman Ringan yang Mudah Ditemukan di Supermarket dan Konbini di Jepang
Ini Blue Matcha, Minuman dengan Warna Aestestik yang Siap-siap Menjadi Tren