Kabar BUMN - Meski jumlahnya lebih banyak di Mojokerto, di Sidoarjo pun berdiri candi warisan kerajaan Majapahit, yakni Candi Lemah Duwur.
Candi Lemah Duwur berlokasi di Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Candi ini belum banyak dikenal orang karena ukurannya kecil dan bangunanya tidak terlihat dari kejauhan.
Baca Juga: Kampung Rendang, Payakumbuh, Tujuan WIsata untuk Menikmati Beragam Rendang dan Cara Pengolahannya
Candi ditemukan pada masa kolonial Belanda dan sempat terabaikan puluhan tahun.
Baru diperbaiki dan dirawat sekitar tahun 2016.
Tahun pendiriannya tidak jelas tapi dibangun pada masa kejayaan Majapahit.
Baca Juga: Berencana Liburan di Bulan Ramadan? Simak Tips Agar Puasa Tetap Nyaman dan Lancar Selama Perjalanan
Keyakinan ini muncul dari ciri bangunan yang terbuat dari batu mata merah dan menghadap ke Gunung Penanggungan.
Gunung ini di masa itu dipercaya bagian dari puncak Mahameru yang dipindahkan para dewa.
Posisi candi yang menghadap ke arah gunung menjadi bentuk penghormatan pada Gunung Penanggungan.
Baca Juga: Ragam Rendang di Payakumbuh, Surganya Kuliner Rendang
Tempat ibadah
Nama Lemah Duwuh diambil dari bahasa Jawa. Lemah artinya tanah dan duwur artinya tinggi.
Artikel Terkait
Uniknya Candi Sukuh, Candi yang Dibangun Terburu-buru dan Mirip Bangunan Suku Maya
Terpencilnya Candi Selogriyo, Magelang, Justru Hadirkan Pesona Tersendiri
Menjelajahi Tenangnya Candi Muaro Jambi, Destinasi Slow Travel di Sumatra
Candi Kalasan: Jejak Buddha Tertua di Jogja yang Menyimpan Keajaiban Arsitektur
Cara Baru Menjelajah Candi Borobudur, Lebih Nyaman dan Praktis
Candi-candi Warisan Kerajaan Majapahit di Mojokerto, Ciri Utamanya Bata Merah yang Tersusun Kokoh