Tabungan haji seperti BSI Tabungan Haji dapat menjadi pilihan, dengan setoran awal yang relatif terjangkau.
3. Sisihkan Dana Secara Rutin
Konsistensi lebih penting daripada jumlah besar. Menyisihkan dana secara rutin setiap bulan, meski nominal kecil, akan memberikan hasil signifikan dalam jangka panjang.
Setoran ringan dapat menjadi langkah awal yang realistis.
4. Pangkas Pengeluaran Tidak Penting
Mengurangi kebiasaan belanja kecil sehari-hari bisa berdampak besar. Membatasi jajan, makan di luar, atau langganan yang jarang dipakai dapat mengalihkan dana ke tabungan haji secara bertahap.
Baca Juga: Narasi Visual Pesisir Madura Hadir lewat Lokakarya Photo Story CMBR Lembung Paseser
5. Lindungi Nilai Tabungan dengan Emas
Selain menabung uang, investasi emas bisa menjadi alternatif perencanaan jangka panjang.
Nilainya cenderung stabil dan berpotensi meningkat, sehingga mampu menjaga nilai aset di tengah kenaikan biaya haji.
Baca Juga: Panduan Lengkap Transportasi Umum di Sydney untuk Wisatawan dan Komuter
Sebagai gambaran, biaya pelunasan haji pada 2023 setara dengan sekitar 55 gram emas.
Di tahun 2024, meski biaya naik, nilainya justru setara dengan jumlah emas yang lebih sedikit.
Hal ini menunjukkan emas dapat menjadi instrumen pelindung nilai yang efektif.
Baca Juga: Dari Orbit ke Nusantara: Kisah Satelit Palapa Membangun Konektivitas Indonesia
Produk seperti BSI E-mas dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi persiapan haji yang lebih terencana.
Dengan langkah yang tepat sejak sekarang, persiapan ibadah haji dapat terasa lebih ringan tanpa mengganggu kebutuhan sehari-hari.***
Artikel Terkait
Mengenal Dua Jalur Haji Non-Kuota: Perbedaan Visa Mujamalah dan Furoda
Bisa Tembus Setengah Miliar, Mengapa Biaya Haji Furoda Sangat Mahal? Ini Penjelasan Lengkapnya
Lengkapi Oleh-oleh Wajib Sepulang Haji dengan Beragam Snack yang Mudah Ditemukan di Arab Saudi
Hati-Hati, Ini Daftar Oleh-Oleh Haji yang Sebaiknya Tidak Dibawa Pulang
Antrean Haji Makin Panjang, Ini Cara Cerdas Agar Bisa Berangkat Lebih Cepat