Baca Juga: Panduan Lengkap Niat Sahur dan Doa Buka Puasa untuk Ibadah yang Sempurna
3. Jadwalnya delivery food
Memesan makanan secara delivery memang praktis, tetapi bisa menghabiskan budget besar.
Karenanya jadwalkan berapa kali dalam sebulan bisa delivery food.
Bila gaji masih kecil, sebaiknya delivery food cukup dua atau tiga bulan sekali saja.
Baca Juga: 4 Kuliner Berbahan Baku Nasi yang Populer dan Ikonik di Magelang
4. Beli dalam jumlah besar
Orang lebih sering membeli dalam ukuran kecil, yang bila dihitung lebih detail jatuhnya jadi mahal.
Sebaiknya beli saja dalam ukuran besar, apalagi bila itu bahan yang tahan lama dan sering digunakan.
Misalnya minyak goreng, kecap, bumbu penyedap, sosis dan nuget.
Agar tidak boros, pisahkan dalam wadah-wadah kecil untuk mengontrol penggunaanya.
Baca Juga: Ide Kado Istimewa untuk Kekasih di Hari Valentine 14 Februari yang Penuh Makna
5. Beli produk lokal
Perhatikan asal produk. Orang senang membeli camilan, selai, saus atau susu dan keju dari produk luar.
Perlu diketahui barang-barang impor harganya bisa lebih mahal dari barang lokal.
Sebelum membeli, baca dulu ingredient dan pabriknya. Pilih produk lokal yang harganya jauh lebih murah.
Selain itu cari yang ukuran besar dan diskon dari supermarket. Ini bisa sangat menghemat budget.***
Artikel Terkait
Pasar-pasar Tradisional Unik di Indonesia, Belanja Ke Sini Dapat Pengalaman Tersendiri
5 Cara Mengurangi Kebiasaan Doyan Belanja
Bepergian ke Luar Negeri, Jangan Lupa Mampir ke Duty Free, Tempat Belanja Murah dan Bebas Pajak di Bandara
Tips Belanja Cerdas Agar Tidak Boncos Saat di Traveling
4 Mall Terbaru di Jakarta, Bisa Menjadi Tujuan Wisata Belanja dan Kuliner Tahun 2026