Berdikari Book
Toko buku ini punya moto Membaca adalah Melawan.
Awalnya pendiri toko buku, Dana, berjualan buku bajakan secara online.
Sadar ini tidak baik, ia ubah menjual buku asli dan berkualitas tetap secara online, lalu offline.
Tokonya dihiasi mural tokoh-tokoh penting, seperti Tan Malaka, Che Guevara, Pramoedya, dan Subcomandante Marco.
Berdikari Book menggabungkan antara perpustakaan, toko buku, dan coffee shop.
Koleksi buku-bukunya sebagian besar buku filsafat, sejarah, sosial-politik dan literasi kritis.
Toko buku ini juga sering mengadakan bedah buku tentang penulisan dan penterjemahan.
Berdikari Book beralamat di jalan Elang Jawa no 29, Wedomartani, Sleman, Yogyakarta.
Baca Juga: Lepaskan Penat dan Stres di Playground untuk Orang Dewasa, Kembali ke Masa Kanak-kanak
Toko Gumi
Kalau ingin mengajarkan anak-anak membaca dari kecil bisa mengajak mereka ke Toko Gumi.
Toko buku ini mengkhususkan pada buku-buku anak-anak. Terutama dari penulis asal Indonesia.
Buku-bukunya dibagi berdasarkan usia anak.
Baca Juga: Alternatif Olahraga Bagi Pelari Kalcer untuk Mempertahankan Stamina di Musim Hujan
Mulai dari buku dongeng, peta, ensiklopedia mini, board game edukatif sampai kartu kuartet.
Artikel Terkait
Pecinta Buku, Ini Rekomendasi Toko Buku Instagramable, Cocok untuk Membaca Buku dengan Gaya!
Romantisme Berburu Buku dan Majalah Bekas di Toko-toko Buku di Jakarta, Kepuasannya Berbeda dari Membeli Buku Baru
4 Toko Buku Terkenal di Dunia, Salah Satunya Dinobatkan Sebagai Landmark Kota
Toko Buku Terkenal di Dunia yang Menjadi Surga Dunia Pecinta Buku, Koleksinya Lengkap, Suasananya Memukau