Kabar BUMN - Setiap perayaan Imlek, mall dan sejumlah tempat publik sering kali dihiasi dekorasi khas tahun baru Tiongkok itu.
Mulai dari lampion merah, duilian, pohon kumquat, dan buket bunga yang cantik dan menarik.
Tidak hanya memperindah, dekorasi Imlek tersebut memiliki makna dan filosofi.
Baca Juga: Tahun Kuda Api Dirayakan Meriah di Festival Pecinan TMII, Catat Jadwalnya!
Duilian
Duilian atau couplet merupakan tulisan dari tinta hitam pada kertas panjang berwarna merah.
Tulisannya berupa puisi yang dianggap bisa membawa keberuntungan.
Puisi dengan huruf kanji ini terdiri atas tujuh sampai sembilan karakter kanji.
Duilia dipasang sepanjang tahun dan baru diganti dengan yang baru menjelang Imlek berikutnya.
Baca Juga: Inspirasi Hampers Imlek untuk Teman Kantor, Sopan, Manis, dan Tidak Berlebihan
Pohon kumquat
Ini pohon kecil yang buahnya mirip jeruk, berbentuk oval dan kecil. Dalam bahasa Mandarin disebut jinju shu.
Karakter kanji jinju shu mengandung konsonan 'jin' yang artinya emas.
Selain itu, jinju terdengar mirip dengan kata ji yang artinya membawa keberuntungan.
Karena itu setiap perayaan imlek, pohon kumquat selalu hadir menjadi bagian dari dekorasi.
Baca Juga: 4 Bakmi Ayam Terenak dan Legendaris di Jakarta Barat, Salah Satunya Tertua di Jakarta
Lampion merah
Inilah salah satu dekorasi yang paling umum dan paling banyak ditemukan di setiap perayaan Imlek.
Artikel Terkait
Imlek 2026: Kumpulan 20 Ucapan Simpel untuk Status dan Story
Menyingkap Makna Warna Merah dan Emas yang Identik dengan Perayaan Imlek
Tradisi Imlek yang Perlahan Mulai Hilang dan Tidak Dilakukan Lagi
Eksklusif Spesial Imlek, Dapatkan Mandiri e-Money Edisi Chinese New Year 2026
Ragam Pilihan Makanan untuk Hampers Imlek, Sarat Makna dan Membawa Keberuntungan
Inspirasi Hampers Imlek untuk Teman Kantor, Sopan, Manis, dan Tidak Berlebihan