Kabar BUMN - Tidak ada kawasan pecinan di Sukabumi, tetapi jejak sejarah kedatangan warga Tiongkok sangat jelas.
Diyakini warga Tiongkok datang ke Sukabumi sekitar awal abad 19, setelah dibukanya izin perkebunan teh.
Pengusaha Tionghoa, Tan Soeij Tong, mengontrak dan membuka perkebunan teh di Sinagar Cibadak.
Tidak hanya orang lokal, buruh yang bekerja juga orang Tionghoa yang diboyong dari kampung halamannya.
Baca Juga: Kuliner Khas Lombok Timur, Punya Banyak Hidangan Laut Lokal
Diprakarsai lima orang pecinta sejarah
Sejarah dan perkembangan masyarakat Tiongkok ini ditampilkan di Museum Tionghoa Soekaboemi.
Museum berdiri atas prakarsa lima pecinta sejarah dan kolektor barang sejarah.
Yakni, Satrio HP, Budiyanto HP, Irman F, Yudi Julianto, dan Vidi Jensen.
Awalnya kelimanya hanya mengumpulkan barang yang berhubungan dengan sejarah Tionghoa di Sukabumi.
Baca Juga: 3 Bukit di Lombok Barat, Pemandangan Menuju dan dari Puncaknya Mengagumkan
Dalam prosesnya, mereka melihat sejarah Tionghoa punya hubungan dengan perkembangan sejarah kota
Jadi mulailah dikumpulkan apapun materi dan informasi yang berhubungan dengan kota Sukabumi.
Muncul pula ide mendirikan museum.
Baca Juga: 4 Ruang Hijau di Depok, Lokasi Menghirup Udara Segar dan Rekreasi Murah Meriah
Artikel Terkait
Bukit Panenjoan, Spot Gratis dengan Pemandangan Lautan Awan di Sukabumi
Didirikan di Kota yang Mengenal Gadai Resmi Pertama di Indonesia, Inilah Museum Pegadaian, Sukabumi
Curug Cikaso, Air Terjun di Sukabumi yang Menawarkan Pesona Tiga Aliran Sekaligus
Tanah Lot-nya Sukabumi, Pantai Karang Gantungan Tawarkan Suasana Wisata Ala Bali
Liburan Keluarga di Sukabumi, Menyusuri Serunya Santa Sea Waterpark