Kabar BUMN - Perayaan Tahun Baru Imlek identik dengan berbagi kebahagiaan, doa, dan harapan baik untuk tahun yang lebih beruntung.
Namun, di balik tradisi saling memberi hadiah, terdapat sejumlah pantangan yang masih dipercaya dalam budaya Tionghoa.
Salah memilih kado bukan sekadar soal selera, tetapi juga bisa dimaknai sebagai simbol kurang baik bagi penerimanya.
Berikut sejumlah hadiah yang sebaiknya dihindari saat Imlek karena diyakini dapat memengaruhi keberuntungan:
Baca Juga: 4 Makam Wali Songo yang Menjadi Wisata Religi Populer di Bulan Ramadan
1. Jam (钟 / Zhōng)
Memberikan jam dianggap tabu karena dalam bahasa Mandarin, kata “memberi jam” (送钟 / sòng zhōng) terdengar mirip dengan frasa yang berarti “mengantar ke pemakaman.”
Makna ini diasosiasikan dengan perpisahan atau kematian, sehingga dinilai kurang tepat sebagai hadiah tahun baru yang penuh harapan.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Sarapan di Sekitar Dukuh Atas, Lokasinya Stategis dan Tempatnya nyaman
2. Payung (伞 / Sǎn)
Kata payung (伞 / sǎn) memiliki pelafalan yang mirip dengan kata “berpisah” (散 / sàn).
Karena itu, memberi payung dapat diartikan sebagai simbol perpisahan atau renggangnya hubungan.
Dalam momen yang menjunjung kebersamaan seperti Imlek, makna ini tentu ingin dihindari.
Baca Juga: Scientia Square Park: Taman Kota Modern dengan Wahana & Pertunjukan Imlek
3. Sepatu
Sepatu dalam bahasa Kanton terdengar mirip dengan desahan atau keluhan berat.
Selain itu, sepatu juga identik dengan “melangkah pergi,” yang dapat dimaknai sebagai menjauh dari seseorang.
Artikel Terkait
Rekomendasi Tempat Sarapan di Sekitar Dukuh Atas, Lokasinya Stategis dan Tempatnya nyaman
Ragunan Siap Menyambut Libur Long Weekend Imlek 2026, Yuk Rencanakan Wisatamu!
4 Makam Wali Songo yang Menjadi Wisata Religi Populer di Bulan Ramadan
Scientia Square Park: Taman Kota Modern dengan Wahana & Pertunjukan Imlek
Valentine Anti-Mainstream: Date Seru di Museum Listrik TMII yang Bisa Dinikmati Siapa Saja