Baca Juga: Coffee Shop dengan Nuansa Jepang di Bandung, Salah Satunya Serasa di Gang Kecil Tokyo
Murtabak
Ini jajanan favorit warga Malaysia untuk berbuka puasa.
Terbuat dari adonan tipis yang diberi telur, daging sapi cincang, daging ayam cincang, dan bawang bombai.
Konsepnya mirip dengan martabak asin di Indonesia.
Murtabak dinikmati dengan acar bawang merah dan cabe atau dengan kuah gulai.
Baca Juga: Coffee Shop dengan Nuansa Jepang di Bandung, Salah Satunya Serasa di Gang Kecil Tokyo
Popiah basah
Menu yang mendapat pengaruh dari kuliner Tionghoa ini salah satu yang mudah ditemui selama bulan Ramadan.
Konsepnya mirip lumpia basah Semarang.
Dari kulit lumpia yang diisi wortel, ketimun, toge, bengkoang, saus cabai, dan kacang tanah.
Satu potongnya gemuk dan besar. Untuk menikmatinya bisa dicocol dengan saus manis pedas.
Baca Juga: 10 Ucapan Ramadan 1447 H dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya, Cocok Dikirim ke Teman!
Bubur Cha Cha
Kuliner manis dan bertektur lembut ini aslinya dari Tionghoa tapi diadaptasi dengan lidah lokal.
Bubur cha cha juga populer di Betawi, Singapura, dan Phuket.
Dalam satu porsi bubur cha caha terdiri atas sagu mutiara, ubi, singkong dan pisang.
Kuahnya dari santan, gula, dan daun pandan. Bubur bisa dihidangkan panas dan dingin.***
Artikel Terkait
9 Tempat Wisata Gratis di Kuala Lumpur, Bikin Liburan ke Malaysia Jadi Lebih Hemat
10 Tempat Wisata Ikonik di Kuala Lumpur, Malaysia yang Tak Boleh Dilewatkan
4 Hutan Kota di Kuala Lumpur yang Menyuguhkan Pemandangan Hijau di Antara Ketegasan Gedung Batu
4 Waralaba Convenience Store yang Mudah Ditemukan di Kuala Lumpur, Memenuhi Kebutuhan Dasar dan Rekreasi Orang
Wisata ke Pulau Ketam, Malaysia, Surganya Boga Bahari Segar, Hanya Satu Jam dari Kuala Lumpur
Uniknya Kwai Chai Hong, Gang Sempit Aestetik di Pecinan Kuala Lumpur