Harganya bervariasi dari Rp25.000 sampai jutaan rupiah, dengan sistem tawar menawar.
Ada juga beragam patung dan topeng seni, baik dari pulau Jawa, Irian, sampai Dayak.
Barang seni lainnya, lukisan, ukiran kayu, kuningan, dan perak. Harga barang seni ini dari Rp100.000.
Baca Juga: Taman Mini Indonesia Indah Atur Jam Kunjungan Ramadan 1447 H, Ini Jadwal Bukanya
Barang otomotif
Beragam barang antik bisa ditemukan di Pasar Klitikan Asemkawak, termasuk barang otomotif tua.
Misalnya motor Honda C70 tahun 1970-an yang kondisinya masih mulus dengan mesin dan surat yang lengkap.
Ada pula Vespa tua, sepeda tua, mulai dari model sepeda ontel sampai sepeda biasa.
Baca Juga: Produk Mie Instan Korea Selatan yang Halal dan Paling Populer
Di sini pengunjung juga bisa mengubek-ubek onderdil tua yang ada langka.
Selain itu, dijual benda tua lain, seperti mesin tik, kamera lama, radio dan juga sejumlah kaset lama.
Semuanya masih bisa berfungsi dengan baik.
Baca Juga: Takjil Ramadan: Dari Manis sampai Gurih, Ini Pilihan Sederhana yang Selalu Dicari Saat Berbuka
Beberapa koleksi buku tua baik fiksi dan non fiksi ada meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak.
Pasar Klitikan Asemkawak beralamat di jalan Garuda, Kota Tua, Tanjung Mas, Semarang Utara.
Artikel Terkait
Akhir Pekan Lebih Segar di Dung Kluruk, Pemandian Alami Baru Andalan Semarang
Bukan Lagi Wingko Babat dan Lumpia, Ini Rekomendasi Oleh-oleh Kekinian dari Semarang
Suka Baca Buku? Temukan Spot Baca Paling Asyik di 5 Perpustakaan Favorit Semarang
5 Kuliner Malam Legendaris Semarang yang Selalu Ramai hingga Dini Hari
Update Wisata Lawang Sewu Semarang 2026: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Daya Tariknya
Menjelajahi Bangunan-bangunan Ikonik di Kota Lama Semarang, Punya Arsitektur Khas Eropa Abad ke-18