3. Roti Tawar atau Roti Isi Sederhana
Roti tawar atau roti dengan isian ringan seperti selai kacang, cokelat, atau keju cocok dijadikan takjil darurat.
Teksturnya mudah dikunyah, tidak beraroma menyengat, dan bisa langsung mengenyangkan tanpa perlu alat makan.
Baca Juga: 5 Wisata Kawah di Pulau Jawa yang Menghadirkan Pesona Tersendiri di Tengah Kegagahan Gunung
4. Biskuit Gandum atau Sereal Bar
Bagi yang ingin lebih praktis, biskuit gandum atau sereal bar bisa menjadi solusi.
Kandungan karbohidrat kompleks di dalamnya membantu mengembalikan energi secara bertahap.
Selain itu, kemasannya ringkas dan bisa disimpan di tas tanpa khawatir rusak.
Baca Juga: Ngabuburit di Museum Kereta Api Ambarawa, Ramadan Tahun Ini Ada Banyak Aktivitas
5. Susu UHT atau Minuman Nutrisi Kemasan
Susu UHT atau minuman nutrisi kemasan juga dapat menjadi pilihan takjil darurat.
Selain cair, minuman ini mengandung protein dan vitamin yang membantu tubuh pulih setelah berpuasa.
Pilih kemasan kecil agar mudah dikonsumsi di transportasi umum.
Baca Juga: Ragam Nasi Goreng Khas Nusantara dengan Bahan yang Tidak Umum
Dengan persiapan sederhana, berbuka puasa di kondisi darurat tetap bisa dilakukan dengan nyaman dan aman.
Takjil praktis ini membantu menjaga stamina tanpa mengganggu aktivitas perjalanan, sehingga ibadah puasa tetap berjalan lancar meski di tengah mobilitas tinggi.***
Artikel Terkait
5 Wisata Kawah di Pulau Jawa yang Menghadirkan Pesona Tersendiri di Tengah Kegagahan Gunung
Ngabuburit di Museum Kereta Api Ambarawa, Ramadan Tahun Ini Ada Banyak Aktivitas
Masjid Tjia Kang Ho, Didirikan Keturunan Tionghoa dan Bangunannya Sering Dikira Klenteng
Rahasia Lolos Interview BUMN, Bukan Cuma Soal Pintar Jawab
Kalau ke Tretes Jangan Cuma Lewat, Air Terjun Putuk Truno Wajib Disinggahi