Perbandingan Gizi Nasi Putih dan Nasi Merah, Mana yang Lebih Cocok untuk Sahur?

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 24 Februari 2026 | 14:00 WIB
Nasi putih atau nasi merah untuk sahur Simak perbandingan gizi, manfaat serat, dan tips menu sahur seimbang agar kuat puasa seharian. (Freepik)
Nasi putih atau nasi merah untuk sahur Simak perbandingan gizi, manfaat serat, dan tips menu sahur seimbang agar kuat puasa seharian. (Freepik)

Kabar BUMN - Menjalani puasa seharian tentu butuh strategi, terutama soal menu sahur.

Tidak cukup hanya makan sampai kenyang, kamu juga perlu memastikan tubuh mendapat asupan yang tepat agar energi tahan lama.

Lalu, sebenarnya mana yang lebih baik untuk sahur, nasi putih atau nasi merah?

Baca Juga: Makan Lezat dengan Budget Mahasiswa di Pogung, Yogyakarta, Tempat Jajannya Mahasiswa

Pentingnya Komposisi Gizi Seimbang Saat Sahur

Agar tubuh tetap kuat sepanjang hari, komposisi makanan saat sahur perlu diperhatikan dengan cermat.

Asupan karbohidrat idealnya mencakup sekitar 50–60 persen dari total menu sahur. Kemudian, lengkapi dengan protein sekitar 15–20 persen serta lemak sehat sebanyak 20–25 persen.

Selain itu, menu sahur sebaiknya memuat banyak sayuran dan buah. Kandungan vitamin, mineral, serta serat di dalamnya membantu menjaga daya tahan tubuh. Jangan lupa pula mencukupi kebutuhan cairan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi selama berpuasa.

Baca Juga: Program Mudik Gratis BUMN 2026, Ini Rute Lengkap dari SGN dan Situs Pendaftarannya

Nasi Putih vs Nasi Merah, Mana Lebih Unggul?

Di Indonesia, nasi hampir selalu menjadi menu utama saat sahur. Baik nasi putih maupun nasi merah sama-sama sumber karbohidrat, tetapi keduanya memiliki perbedaan kandungan gizi.

Nasi merah dikenal memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dibandingkan nasi putih. Serat ini berperan penting dalam memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.

Baca Juga: HUT ke-61, Grand Inna Samudra Beach Hotel Gelar Program Employee Grooming, Tasyakuran, dan Aksi Peduli Lingkungan

Dengan begitu, energi dapat dilepaskan secara bertahap dan membantu kamu tetap bertenaga hingga waktu berbuka.

Tak hanya itu, nasi merah juga mengandung protein, zat besi, zinc, selenium, serta vitamin B dalam jumlah lebih banyak. Kandungan tersebut mendukung metabolisme tubuh dan membantu menjaga stamina selama puasa.

Sementara itu, nasi putih tetap boleh dikonsumsi saat sahur. Namun, karena kadar seratnya lebih rendah, rasa lapar bisa datang lebih cepat dibandingkan ketika kamu mengonsumsi nasi merah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini