Kabar BUMN - Salah satu momen yang paling dinantikan para pekerja saat Lebaran adalah Tunjangan Hari Raya (THR).
Tanpa perencanaan yang matang, dana THR ini kerap habis dalam waktu singkat.
Agar THR benar-benar memberi manfaat jangka panjang, diperlukan strategi pengelolaan yang bijak dan terukur.
Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar THR Lebaran tidak hanya numpang lewat di rekening.
Baca Juga: Cara Mengetahui Minat dan Potensi Diri agar Arah Karier Lebih Jelas
1. Dahulukan Kebutuhan Pokok dan Kewajiban
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memetakan kebutuhan prioritas.
Kebutuhan pokok seperti belanja bahan makanan, zakat, sedekah, serta kewajiban membayar utang sebaiknya menjadi fokus utama.
Dengan menyelesaikan kewajiban terlebih dahulu, Anda bisa merayakan Lebaran dengan lebih tenang tanpa beban finansial yang tertunda.
Baca Juga: Ini yang Bisa Dilakukan untuk Mengubah Kamar Menjadi Ruang Kerja di Rumah
2. Susun Anggaran Khusus THR
Agar pengeluaran tetap terkendali, buatlah anggaran khusus untuk THR.
Misalnya dengan membaginya ke dalam beberapa pos:
- 40% kebutuhan Lebaran dan keluarga
- 30% tabungan atau dana darurat
- 20% investasi
- 10% hiburan atau self-reward
Pembagian ini tentu bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Yang terpenting adalah memiliki batas yang jelas agar tidak impulsif saat berbelanja.
Baca Juga: Bolehkah Minum Teh dan Kopi Saat Puasa? Ini Panduan Aman agar Tubuh Tetap Fit Selama Ramadan
Artikel Terkait
Liburan Ramadan 2026 di Jogja? Cek Promo dan Jam Buka Gembira Loka Zoo Dulu!
Bolehkah Minum Teh dan Kopi Saat Puasa? Ini Panduan Aman agar Tubuh Tetap Fit Selama Ramadan
Ragam Kuliner Mesir, Cita Rasa Timur Tengah yang Unik, Kaya Rempah Namun Sederhana
Ini yang Bisa Dilakukan untuk Mengubah Kamar Menjadi Ruang Kerja di Rumah
Cara Mengetahui Minat dan Potensi Diri agar Arah Karier Lebih Jelas