Jika ingin minuman manis, pilih yang kadar gulanya lebih rendah atau gunakan pemanis alami secukupnya.
Baca Juga: Mudik Tanpa Ribet! Ini Cara Praktis Beli Tiket Pesawat, Kereta, Bus, dan Whoosh Lewat BRImo
Cukupi Kebutuhan Cairan
Dehidrasi dapat memengaruhi kadar gula darah. Pastikan kamu minum cukup air dengan pola 2-4-2 (dua gelas saat berbuka, empat gelas malam hari, dua gelas saat sahur).
Hindari minuman berkafein berlebihan karena bisa meningkatkan risiko dehidrasi.
Tetap Aktif Bergerak
Olahraga ringan seperti jalan santai setelah berbuka atau sebelum sahur bisa membantu tubuh mengatur kadar gula darah dengan lebih baik.
Hindari olahraga berat saat siang hari karena berisiko menyebabkan hipoglikemia atau gula darah terlalu rendah.
Baca Juga: Ramadan Terang, Lebaran Tenang! PLN Beri Diskon 50% Tambah Daya, Catat Syaratnya
Rutin Memantau Gula Darah
Bagi kamu yang memiliki diabetes, penting untuk memeriksa kadar gula darah secara berkala selama Ramadan.
Konsultasikan juga dengan tenaga medis sebelum memutuskan untuk berpuasa agar mendapatkan penyesuaian pola makan maupun obat jika diperlukan.
Baca Juga: BTN Buka Loker Data Science and Analytics, Simak Syarat dan Kualifikasinya
Menjaga gula darah tetap stabil selama Ramadan bukan hal yang sulit jika kamu mengatur pola makan dengan bijak.
Kuncinya ada pada keseimbangan, porsi yang tepat, serta pilihan makanan yang sehat.
Dengan begitu, kamu bisa menjalani ibadah puasa dengan nyaman, aman, dan tetap penuh energi hingga akhir bulan suci. ***
Artikel Terkait
Serunya Wisata Malam Ramadan 2026 di Kota Batu, Ini Info Lengkap Batu Night Spectacular
Berbagi Berkah, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H
Ramadan Terang, Lebaran Tenang! PLN Beri Diskon 50% Tambah Daya, Catat Syaratnya
Tetap Fokus Saat Interview di Bulan Ramadan, Ini Tips Jitu Agar Jawaban Lancar dan Percaya Diri Walau Sedang Puasa
Sidak Ramadan, Dirut Perum BULOG Pastikan Harga Pangan di Semarang Tetap Terkendali