Namun, hindari makanan berlemak, pedas, atau terlalu asam yang bisa memicu gangguan lambung.
Pilih makanan ringan seperti roti, biskuit asin, atau buah.
Minum air putih yang cukup juga penting agar tubuh tidak dehidrasi.
Baca Juga: Ngabuburit Anti Bosen di Jasmine Park Cisauk, Sore Adem Ditemani Danau dan Satwa Lucu
3. Hirup Udara Segar dan Hindari Bau Menyengat
Udara pengap dapat memperparah mual.
Jika mulai merasa tidak nyaman, segera menuju area terbuka untuk menghirup udara segar.
Hindari bau menyengat seperti asap rokok, bahan bakar, atau aroma makanan tertentu yang bisa memicu refleks muntah.
Baca Juga: Ramadan di Souq Al Hamidiyah, Damaskus, Salah Satu Pasar Tradisional Timur Tengah Tertua di Dunia
4. Konsumsi Obat Anti Mabuk Sebelum Berangkat
Obat anti mabuk perjalanan bisa menjadi solusi efektif, terutama bagi yang memiliki riwayat mudah mabuk laut.
Konsumsilah sekitar 30–60 menit sebelum keberangkatan agar obat bekerja optimal.
Alternatif alami seperti jahe, permen mint, atau minyak aromaterapi juga bisa membantu meredakan mual ringan.
Baca Juga: Masih Sering Haus Saat Puasa? Bisa Jadi Bukan Karena Kurang Minum
5. Batasi Penggunaan Ponsel atau Membaca Terlalu Lama
Fokus pada layar ponsel atau buku saat kapal bergoyang dapat memperburuk konflik sinyal di otak.
Jika mulai terasa pusing, hentikan aktivitas membaca atau bermain gawai dan alihkan pandangan ke luar kapal.
Baca Juga: Tetap Puasa Saat Mudik, Ini 8 Tips Agar Ibadah dan Perjalanan Berjalan Lancar
Artikel Terkait
Ramadan di Souq Al Hamidiyah, Damaskus, Salah Satu Pasar Tradisional Timur Tengah Tertua di Dunia
Ragam Es Krim Tradisional dari Timur Tengah, Telah Lebih Dulu Hadir Sebelum di Eropa
Ngabuburit Anti Bosen di Jasmine Park Cisauk, Sore Adem Ditemani Danau dan Satwa Lucu
Suasana Senja Ramadan, Jelajahi Spot Ngabuburit Andalan Warga Bandung
Promo Maret 2026! Diskon 30% Tiket Jakarta Aquarium & Safari, Ini Rincian Harga dan Jadwal Show