3 Masjid Tertua di Palembang, Perjalanan Panjang Tempat Ibadah Berusia Beratus-ratus Tahun

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 4 Maret 2026 | 13:00 WIB
Masjid Agung Palembang mengambil gaya perpaduan antara arsitektur Melayu, Tiongkok, dan Eropa. (indonesia.travel)
Masjid Agung Palembang mengambil gaya perpaduan antara arsitektur Melayu, Tiongkok, dan Eropa. (indonesia.travel)

Baca Juga: Buah-buahan Sehat dan Tinggi Serat yang Bisa Menggantikan Kurma untuk Buka Puasa

Meskipun sudah direnovasi, masih banyak bagian dari Masjid Suro, Palembang, yang tetap dipertahankan. (anugerahkubah.com)

Masjid Suro
Masjid di Kelurahan 30 ilir, Kecamatan Illir Barat II ini didirikan tahun 1889 oleh KH Abdurrahman Delamat.

Masjid Suro sering juga disebut dengan nama Masjid Besar Al-Mahmudiyah.

Meskipun sudah direnovasi, tiang penyanggah dari kayu bulat masih tetap dipertahankan.

Baca Juga: Tips Jogging Saat Berpuasa Agar Puasa Lancar dan Sehatnya juga Maksimal

Begitu pula dengan kolam tempat wudhu, bedug, dan mimbarnya masih tetap dijaga keasliannya.

Selain tempat ibadah, Masjid Suro berfungsi sebagai tempat mempelajari agama Islam.

Zaman dulu sempat juga dijadikan tempat untuk berkumpul masyarakat yang ingin melawan Belanda.

Di dekat masjid terdapat makan Kiai Delamat, yang dulu sering menyerukan semangat perjuangan.

Baca Juga: Buah-buahan Segar dan Menyehatkan yang Terbaik untuk Buka Puasa

Bangunan Masjid Lawang Kidul unik karena bahan bakunya dari batu kapur, putih telur dan pasir. (daerah.tvrinews.com)

Masjid Lawang Kidul
Masjid didirikan seorang ulama dan pengusaha di Palembang, Mgs H Abdul Hamid (Ki Marogan) di 1881.

Zaman dulu masjid ini tidak hanya tempat ibadah tetapi juga markas pejuang melawan Belanda.

Bangunan Masjid Lawang Kidul unik karena bahan bakunya dari batu kapur, putih telur dan pasir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini