Baca Juga: Maksimalkan Liburanmu di Jatim Park 2 dengan Promo Ramadan 2026
Jadwal menyesuaikan dengan jam anak
Jika anak masih bayi atau balita, sebaiknya buat jadwal yang menyesuaikan dengan jam biologis anak.
Misalnya, jam break bersamaan dengan jam mereka makan.
Bila masih bayi, mulai bekerja setelah si anak selesai disusui atau sedang tidur siang.
Bisa juga bekerja sangat pagi sebelum si kecil bangun dilanjutkan siang hari saat mereka tidur siang.
Baca Juga: Kampung Muslim di Bali, Sudah Ada sejak Zaman Majapahit
Punya ruang kerja khusus
Idealnya bekerja di mana pun, orang harus punya ruangan khusus yang tertutup agar bebas dari gangguan anak.
Namun bila kondisi rumah tidak memungkinkan, cari spot tertentu sebagai ruang kerja.
Siapkan semua alat kerja dan ajarkan anak untuk tidak memasuki wilayah kerja yang sudah ditetapkan.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Naik Motor? Ini Persiapan Penting yang Wajib Kamu Lakukan
Luangkan waktu untuk si kecil
Anak sering merecoki orang tua karena butuh diperhatikan.
Karenanya sesibuk apa pun, jangan lupa luangkan waktu untuk anak untuk bermain bersama.
Perkenalkan dengan mainan yang mampu menguras konsentrasi dan energi.
Bila energinya tersalurkan, mereka tidak terlalu rewel dan merecoki orang tuanya.***
Artikel Terkait
Libur Lebaran Tapi Tetap WFA? Ini 7 Tips Agar Tetap Fokus dan Produktif
4 Tempat Kuliner di Astha District 8 SCBD yang Direkomendasikan untuk WFA, Ngopi, atau Meeting Santai
Tips dan Etika Saat Bekerja WFC, Utamanya Lebih ke Menghargai Lingkungan dan Orang Lain
Rekomendasi Coffee Shop untuk WFC di Bintaro, Suasana dan Kekuatan Wifinya Mendukung
Jelang Idulfitri Sudah Ada Arahan WFA, Ini Tips Agar Lancar Menyelesaikan Tugas di Masa Liburan