Kabar BUMN - Kesempatan menikmati pengalaman menyusuri struktur hingga puncak Candi Borobudur tersedia bagi pengunjung pada sesi kunjungan tertentu.
Wisatawan dapat mengikuti perjalanan naik candi pada Sesi 4 hingga Sesi 6, yang berlangsung mulai menjelang siang hingga sore hari.
Tiga sesi tersebut terdiri dari Sesi 4 pukul 11.30–13.00 WIB, Sesi 5 pukul 12.30–14.00 WIB, dan Sesi 6 pukul 13.30–15.00 WIB.
Baca Juga: PTPN I Buka Lowongan Magang BUMN untuk Mahasiswa, Persiapkan Dokumenmu!
Dalam rentang waktu ini, pengunjung memiliki kesempatan menapaki struktur candi sambil menikmati suasana kawasan yang dikelilingi panorama alam hijau.
Perjalanan menuju bagian atas candi menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan hanya berkeliling di area pelataran.
Setiap langkah membawa pengunjung melewati susunan batu bersejarah, detail relief yang menggambarkan kisah kehidupan, hingga deretan stupa yang menjadi ciri khas arsitektur Borobudur.
Baca Juga: Masjid Tuo Kayu Jao, Masjid Tertua di Sumatra yang Dibangun Sekitar Abad ke-17
Dari bagian atas, lanskap perbukitan dan pepohonan di sekitar kawasan candi terlihat lebih luas.
Pemandangan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana Borobudur dari perspektif yang lebih tinggi.
Pada periode 7–15 Maret 2026, pengunjung domestik dewasa juga dapat memanfaatkan harga khusus untuk pengalaman naik candi pada sesi-sesi tersebut.
Baca Juga: Berbagi di Bulan Suci: PT Timah Temani Masyarakat Bangka dengan Bantuan Ramadan
Tiket dapat diperoleh secara langsung di loket maupun Pendopo Information Center kawasan Candi Borobudur.
Selain itu, pengunjung yang sudah memiliki tiket area Plataran juga dapat meningkatkan akses kunjungan menjadi tiket naik candi dengan tambahan biaya tertentu.
Artikel Terkait
Candi Lemah Duwur, Salah Satu Bukti Kejayaan Majapahit yang Masih Dianggap Mistis
Imlek Lebih Meriah, Candi Prambanan Tawarkan Promo Tiket dan Angpao
Buka Puasa di Candi Prambanan Jadi Tren, Wisata Ramadan Ini Tawarkan Pengalaman Berbeda
Candi Prambanan Bersinar di Malam Mahashivaratri, Spiritualitas dan Budaya Menyatu
Ngabuburun di Candi Prambanan, Lari Santai Sambil Menikmati Senja dan Iftar