Bedug Tertua di Indonesia, Umurnya Lebih dari 200 Tahun

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 9 Maret 2026 | 11:30 WIB
Bedug di Masjid Al Osmani, salah satu masjid tertua di Medan, yang telah digunakan sejak tahun 1870.   (Facebook/Melayoe Soematra Timoer)
Bedug di Masjid Al Osmani, salah satu masjid tertua di Medan, yang telah digunakan sejak tahun 1870. (Facebook/Melayoe Soematra Timoer)

Uniknya, permukaan kulit bedug terdapat bagian yang bolong.

Meskipun kulit itu sudah diganti berkali-kali tapi selalu saja bolong lagi.

Baca Juga: 4 Kudapan Kekinian di Jakarta yang Masih Sulit Ditemukan di Daerah Lain, Bisa Dijadikan Oleh-oleh

Bedug Kyai Bagelen
Selain salah satu bedug tertua, Bedug Kyai Bagelen juga merupakan bedug terbesar di Indonesia.

Bedug Kyai Bagelen berada di Masjid Agung Bagelen atau sekarang dikenal dengan nama Masjid Agung Purworejo.

Masjidnya sendiri selesai dibangun tahun 1834.

Baca Juga: 7 Tips Mengatasi Rasa Kantuk Berlebihan Saat Puasa Ramadan agar Tetap Produktif

Bersaman dengan selesainya pembangunan masjid, Bupati Bagelen saat itu memerintahkan pembuatan bedug.

Bedug dibuat dari pangkal pohon jati dengan ukuran panjang 292 cm, diameter 194 cm.

Bagian memukul bedug dulunya dari kulit banteng.

Karena sudah rusak, sekarang diganti dengan kulit sapi benggala.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini