Ayamnya direbus dengan bumbu rempah hingga empuk dan bumbunya meresap.
Baca Juga: Ragam Kue dan Pastry Berbahan Kurma yang Populer di Timur Tengah
Lontong dekem
Dinamakan lontong dekem karena saat disajikan lontongnya disiram kuah sampai terendam.
Dalam bahasa Pemalamg, daerah asal lontong dekem, terendam ini diistilahkan dengan dekem.
Selain lontong, menu ini berisi ayam kampung beserta tulangnya, kerupuk, bawang goreng, serundeng kelapa.
Semuanya disiram kuah santan berempah berwarna kuning.
Baca Juga: 7 Tips Mengatur Keuangan Saat Lebaran agar Tidak Boncos
Lontong tahu
Kuliner ini berasal dari Blora. Tampilannya sedikit mirip kupat tahu dan menggunakan sambal kacang.
Dalam satu porsi terdiri atas potongan lontong, tahu goreng, toge, bawang goreng dan kerupuk.
Semuanya dicampur dengan bumbu kacang.
Bumbunya sendiri terbuat dari kacang, cabai rawit, jeruk nipis dan bawang putih.
Baca Juga: Keindahan Songket Khas Desa Sukarara, Lombok, Satu Kain dengan Beragam Pesona
Lontong Mbleyer
Selain lontong tahu, di Blora juga ada lontong mbleyer. Menu ini cocok bagi penggemar rasa pedas.
Pembeli bisa mengatur kadar kepedasannya dari yang sedang hingga sangat pedas.
Lontong mbleyer terdiri atas lontong, ayam kampung dan disiram dengan kuah santan mirip kuah opor.
Artikel Terkait
Kuliner Nasi dari Jawa Tengah yang Populer, Lezat, Kaya Bumbu, dan Ikonik
Es Tradisional dari Jawa Tengah, Penyegar Dahaga Sebelum Indonesia Mengenal Es Krim
Ragam Sambal dari Jawa Tengah, Kondimen Pelengkap dan Pelezat Makanan yang Serba Manis
5 Jajanan Tradisional Jawa Tengah yang Mulai Punah dan Langka di Pasaran