Lokananta Bloc, Solo, dari Perusahaan Rekaman Menjadi Galeri Musik dan Tempat Wisata

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 11 Maret 2026 | 15:30 WIB
Bangunan Lokananta Bloc dulunya milik Lokananta, perusahaan rekaman pertama dan terbesar di Indonesia.   (Google/Harry Lesmana)
Bangunan Lokananta Bloc dulunya milik Lokananta, perusahaan rekaman pertama dan terbesar di Indonesia. (Google/Harry Lesmana)

Kabar BUMN - Solo menghadirkan wisata yang mengabungkan antara tempat kuliner dan museum, Lokananta Bloc.

Bangunan ini dulunya ditempati perusahaan rekaman yang kemudian berubah menjadi galeri musik.

Selain melihat koleksi piringan hitam jadul, di Lokananta Bloc terdapat area rekreasi dan hiburan.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan di Sekitar Bandara YIA Yogyakarta

Bekas perusahaan rekaman
Lokasi tempat ini dulunya milik Lokananta, perusahaan rekaman pertama dan terbesar di Indonesia.

Perusahaan ini berdiri tahun 1956 atas prakarsa R Maladi, Kepala Jawatan Radio Republik Indonsa.

Tujuannya untuk merekam materi siaran RRI dalam bentuk piringan hitam.

Tahun 1970, perusahaan Lokananta berkembang menjadi perusahan rekaman.

Baca Juga: 3 Aktivitas Santai di Golo Mori Sebelum Buka Puasa, Pemandangannya Bikin Betah

Salah satu sudut instagramable di Lokananta Bloc. (Google/Eugenie Dwirenata S)

Sejumlah lagu-lagu milik musisi legendaris Indonesia pernah direkam di sini.

Sejak 1990-an, kejayaannya menurun, salah satunya karena kesukaan orang membeli musik bajakan.

Sempat tutup beberapa waktu, tahun 2022 Lokananta direvitalisasi.

Tempatnya sudah diperbaharui dengan tetap menjaga bentuk asli bangunannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini