Kabar BUMN - Jakarta Selatan menyimpan beragam kuliner legendaris yang selalu ramai terutama saat bulan Ramadan.
Dari gulai sapi berkuah santan hingga bubur ayam lembut, setiap menu menawarkan sensasi berbeda yang pas untuk buka puasa.
Berikut rekomendasi kuliner populer yang mudah dijangkau dan ramah di kantong.
Baca Juga: Sinergi DPR RI dan Danantara Dorong Transformasi Industri Baja Nasional
Sate Padang Ajo Ramon: Rasa Autentik Sumatera Barat
Sate Padang Ajo Ramon di kawasan Pasar Santa terkenal dengan sate daging empuk yang disajikan dengan kuah kental khas Padang. Aroma bakaran sate yang menggoda menambah pengalaman buka puasa yang menyenangkan.
Dengan harga Rp 20.000 hingga Rp 35.000 per porsi, tempat ini buka mulai pukul 11.00 hingga 00.00 WIB, cocok untuk kamu yang ingin santap sore atau malam.
Lokasi: Jalan Cikajang Nomor 72, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jakarta
Bubur Ayam Barito: Ringan tapi Mengenyangkan
Bubur Ayam Barito selalu menjadi favorit warga Jakarta karena teksturnya lembut dan topping ayam suwir yang melimpah.
Seporsi bubur disajikan hangat lengkap dengan cakwe, kacang, dan seledri yang menambah cita rasa.
Lokasinya di Jalan Gandaria Tengah III Nomor 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, buka pukul 15.00 hingga 23.30 WIB dengan harga Rp 20.000 hingga Rp 30.000 per porsi.
Baca Juga: Nomor Call Center Jasa Marga Kini Jadi 133, Lebih Singkat dan Mudah Dihubungi
Gulai Tikungan (Gultik Blok M): Santapan Kaki Lima yang Legendaris
Gulai Tikungan atau Gultik terkenal dengan gulai sapi berkuah santan yang gurih dan kaya rempah.
Lokasinya yang strategis di Blok M membuatnya mudah dijangkau untuk buka puasa bersama teman atau keluarga.
Artikel Terkait
Rekomendasi Kuliner Korea Selatan yang Paling Pedas, Ada Kemungkinan Lidah Rasa Terbakar
Ramadan Bawa Berkah bagi UMKM, PNM Gelar Bazar Cici Rosa untuk Dukung Usaha Kuliner Nasabah Mekaar
Kuliner Indonesia yang Memanfaatkan Hitamnya Abu Merang, Rasa dan Teksturnya Unik
Rekomendasi Kuliner di Pasar Baru Bandung, di Kios Atau Gerobak Tetap Diantre
Kuliner Jawa Tengah dengan Bahan Lontong, Sudah Ada Sejak Abad 15