Tempat Makan Ayam Goreng di Yogyakarta dengan Bumbu Tradisional yang Melegenda Hingga Puluhan Tahun

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 24 Maret 2026 | 08:30 WIB
Tempat makan Ayam Goreng Mbah Cemplung berdiri sejak 1973 di Desa Wisata Kasongan, Bantul, tempatnya sedikit tersembunyi tetapi diincar banyak orang. (sleman.pikiran-rakyat.com)
Tempat makan Ayam Goreng Mbah Cemplung berdiri sejak 1973 di Desa Wisata Kasongan, Bantul, tempatnya sedikit tersembunyi tetapi diincar banyak orang. (sleman.pikiran-rakyat.com)

Ayam goreng ini sempat disukai Presiden pertama Indonesia, Soekarno.

Baca Juga: Ajarkan Anak Kelola THR Jadi Investasi, Orang Tua Perhatikan Tips Berikut

Di tempat makan Ayam Goreng Mbah Tumbu makanannya masih diolah secara tradisional. (Youtube/@kulineran_jawa)

Ayam Goreng Mbah Tumbu
Lokasinya di Ngebrak Barat, Semanu, Gunungkidul. Ayam goreng Mbah Tumbu sudah buka sejak tahun 1963.

Ciri khasnya ayamnya tidak terlalu berminyak dagingnya sangat empuk.

Ayam bisa disajikan dengan sambal bawang yang pedas dan sedikit asam.

Tersedia juga menu rumahan khas Yogyakarta, seperti tempe garit, tahu bacem, sayur lodeh dan sayur lombok ijo.

Baca Juga: Tempat Makan Legendaris di Batu, Malang, Ada yang Sudah Berumur Lebih dari 50 Tahun

Cabang Ayam Goreng Tojoyo di Jalan Mayjen Sutoyo, Yogyakarta. (Tripadvisor/Tojoyo 3)

Ayam Goreng Tojoyo
Bagi yang suka jenis ayam goreng yang sedikit manis, bisa ke Ayam Goreng Tojoyo.

Tempat makan ini sudah berdiri sejak tahun 1983 dengan tiga cabang, yaitu di Urip Sumoharjo, Mayjen Sutoyo dan jalan Magelang KM 5,5 .

Ayam goreng Tojoyo terkenal dengan porsinya yang besar.

Ayam gorengnya kriuk di luar tetapi gurih di bagian dalamnya.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini