Kabar BUMN - Keindahan pantai memang selalu punya cara untuk menarik perhatian, tapi Pantai Karang Nini menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar pemandangan.
Di balik garis pantainya yang tenang, tersimpan kisah cinta yang masih dipercaya hingga sekarang.
Nama Karang Nini sendiri berasal dari legenda masyarakat setempat tentang sepasang suami istri lansia.
Baca Juga: Tiga Tahun MIND ID, Hilirisasi Tambang Menguat, Kontribusi ke Pasar Global Meluas
Diceritakan, sang kakek tetap melaut meski dalam kondisi sakit karena kebutuhan hidup. Namun, ia tak pernah kembali.
Sang nenek yang diliputi rasa rindu akhirnya datang ke tepi laut, berdoa agar bisa dipertemukan kembali dengan pasangannya.
Konon, doa itu terjawab dengan munculnya batu karang dari laut yang menyerupai sang kakek.
Baca Juga: KAI Services Cek Langsung Kondisi Gambir, Antisipasi Lonjakan Penumpang Lebaran
Dalam harapan untuk selalu bersama, sang nenek pun ikut berubah menjadi batu karang di hadapannya.
Kisah inilah yang kemudian melekat dan menjadi asal-usul nama Karang Nini.
Jejak legenda tersebut masih bisa ditemukan hingga kini.
Baca Juga: Aktivitas Sehari-hari yang Banyak Membakar Kalori, Bisa Turun Berat Badan Tanpa Olahraga
Salah satu karang yang dikenal sebagai Bale Kambang terlihat seperti batu besar yang mengambang di laut.
Tak jauh dari situ, terdapat karang lain yang dipercaya sebagai sosok sang nenek.
Artikel Terkait
Silaturahmi Sekaligus Liburan, Pantai Jogja Jadi Favorit Saat Mudik, Ini Rekomendasinya
5 Pantai di Yogyakarta yang Cocok untuk Ngabuburit, Menunggu Magrib dengan Panorama Laut Selatan
Unik Banget! Di Pantai Tawa Halmahera Kamu Bisa “Sauna” Sambil Menatap Laut
Gamat Bay, Teluk Cantik di Nusa Penida yang Menawarkan Pesona Pantai dan Keindahan Bawah Laut
Liburan Usai Lebaran Lebih Tenang, Coba Hidden Gem Pantai Sodong Lalay Garut