Kabar BUMN - Bagi sebagian orang, kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas harian.
Namun, bagi penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau asam lambung, minum kopi sering kali dianggap sebagai pemicu kambuhnya gejala seperti perih di dada, mual, hingga sensasi terbakar di tenggorokan.
Meski demikian, bukan berarti penderita asam lambung harus sepenuhnya menghindari kopi.
Dengan cara yang tepat, kebiasaan ini tetap bisa dinikmati tanpa memperburuk kondisi. Berikut sejumlah tips yang bisa diterapkan:
Baca Juga: Ragam Makanan yang Digoreng Terbaik dari Seluruh Dunia Versi Taste Atlas, Batagor Salah Satunya
1. Pilih Jenis Kopi yang Lebih Ramah Lambung
Tidak semua kopi memiliki tingkat keasaman yang sama. Kopi dengan tingkat asam rendah (low acid coffee) cenderung lebih aman bagi lambung.
Selain itu, metode penyeduhan seperti cold brew juga menghasilkan kopi dengan kadar asam lebih rendah dibandingkan kopi panas.
Baca Juga: 5 Minuman dari Susu Terpopuler di Dunia, Banyak Diminum untuk Menghilangkan Rasa Pedas
2. Jangan Minum Saat Perut Kosong
Minum kopi saat perut kosong dapat merangsang produksi asam lambung berlebih.
Sebaiknya konsumsi kopi setelah makan agar lambung memiliki “pelindung” alami.
3. Batasi Jumlah Konsumsi
Kafein dalam kopi dapat memicu relaksasi otot katup lambung, sehingga asam lebih mudah naik ke kerongkongan.
Oleh karena itu, batasi konsumsi, misalnya hanya 1 cangkir per hari.
Baca Juga: ari Hidden Gem hingga Ikon Wisata, Ini Rekomendasi Air Terjun Karanganyar yang Wajib Kamu Kunjungi
Artikel Terkait
Dari Hidden Gem hingga Ikon Wisata, Ini Rekomendasi Air Terjun Karanganyar yang Wajib Kamu Kunjungi
Wisata Tins Green Garden Foresttree Makin Seru, Kini Hadir Spot Edukasi Kandang Burung
Bonus Liburan! Boarding Pass Garuda Bisa Dipakai Dapat Promo Wahana Trans Studio dan Trans Snow World
5 Minuman dari Susu Terpopuler di Dunia, Banyak Diminum untuk Menghilangkan Rasa Pedas
Ragam Makanan yang Digoreng Terbaik dari Seluruh Dunia Versi Taste Atlas, Batagor Salah Satunya