Buat target realistis
Memiliki ambisi dan cita-cita besar itu sah-sah saja tetapi jangan lupa tetap realistis.
Sering kali orang mengambil banyak mata kuliah agar tetap selesai, sementara pekerjaan sedang menumpuk.
Bila jam kerja ketat dan padat, sebaiknya ambil kredit kuliah sedikit saja. Pilih yang tidak banyak tugas lapangan.
Alternatif lain, bila kebijakan perusahaan memungkinkan, kebut kuliah dan minta dispensasi di kantor.
Baca Juga: Daftar Perpustakaan di Surabaya, Koleksi Utamanya Cukup Spesifik
Punya support system
Bekerja dan kuliah secara bersamaan tidak mudah. Orang tidak bisa melakukannya sendirian.
Perlu support system yang memadai, baik dari anggota keluarga sendiri atau rekan kerja.
Minta bantuan mereka, seperti mengerjakan pekerjaan rumah atau menjaga anak sementara kuliah.
Bisa juga minta tolong rekan kerja untuk berbagi tugas atau bergantian shift kerja saat sedang musim ujian.
Baca Juga: Spot Viral Jogja, On The Rock Drini Tawarkan Sensasi Lihat Laut dari Atas
Break sejenak
Meskipun bekerja dan kuliah menguras energi dan waktu, jangan lupa tetap beristirahat.
Dalam sebulan paling tidak satu kali sempatkan untuk istirahat atau bersenang-senang.
Cari aktivitas yang menyenangkan dan refereshing bersama teman-teman untuk mencegah burn out.
Tidak ada salahnya juga memberi reward setelah selesai ujian atau setelah menyelesaikan satu project di kantor.***
Artikel Terkait
Dikenal dengan Biaya yang Mahal, Berikut Jurusan Kuliah yang Paling Lama Balik Modal
Ingin Kembali Kuliah Sambil Bekerja? Coba Simak Beberapa Tips Ini Dulu
7 Jurusan Kuliah Bidang SAINTEK yang Paling Menjanjikan, Masa Depan Sudah Pasti Cerah
Memulai Usaha Sejak di Bangku Kuliah, Berikut 8 Ide Bisnis untuk Mahasiswa yang Membutuhkan Modal Kecil tapi Untung Banyak
Tips Membangun Networking di Bangku Kuliah: Investasi Sosial untuk Masa Depan