3. Optimalkan Kata Kunci
Sesuaikan isi CV dengan deskripsi pekerjaan.
Gunakan kata kunci yang sama dengan yang tercantum dalam lowongan, terutama pada bagian pengalaman kerja, keahlian, dan ringkasan profil.
Misalnya, jika lowongan menyebutkan “data analysis” atau “project management”, pastikan istilah tersebut juga muncul di CV Anda, selama relevan dengan pengalaman yang dimiliki.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan Bakso Paling Enak di Yogyakarta
4. Gunakan Struktur yang Umum
ATS lebih mudah membaca CV dengan susunan standar seperti:
- Informasi pribadi
- Ringkasan profil
- Pengalaman kerja
- Pendidikan
- Keahlian
Gunakan judul bagian yang umum seperti “Work Experience” atau “Education”, bukan istilah kreatif yang tidak lazim.
Baca Juga: Bukan Sekadar Nongkrong, Skyward Project Bandung Tawarkan Wisata Anti Mainstream
5. Hindari Informasi yang Tidak Perlu
Fokus pada informasi yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar.
Tidak perlu mencantumkan detail yang tidak berkaitan, seperti hobi yang tidak mendukung profesionalitas.
Baca Juga: Pasar Seni Kumbasari, Denpasar, Surga Barang Seni dan Oleh-oleh yang Masih Jarang Dituju Pembeli
6. Gunakan Bullet Points
Tuliskan pengalaman kerja dalam bentuk poin-poin singkat agar mudah dipindai, baik oleh ATS maupun HRD.
Gunakan kalimat aktif dan sertakan pencapaian yang terukur, misalnya peningkatan penjualan atau efisiensi kerja.
Baca Juga: Mata Berat di Jalan? Bisa Jadi Microsleep, Ini Cara Menghindarinya
7. Periksa Kembali Sebelum Mengirim
Kesalahan kecil seperti typo atau format yang berantakan dapat memengaruhi penilaian.
Pastikan CV sudah rapi, konsisten, dan mudah dibaca.
Artikel Terkait
Rekomendasi Tempat Makan Bakso Paling Enak di Yogyakarta
Ragam Kuliner Mie dari Sumatra, Rasa Rempahnya Sangat Terasa
Bukan Sekadar Nongkrong, Skyward Project Bandung Tawarkan Wisata Anti Mainstream
Liburan ke Bromo Makin Nyaman! Jalur Lingkar Kaldera Tengger Siap Bikin Trip Kamu Lebih Seru
Bukan Sekadar Pulau Komodo, Ini Keunikan Taman Nasional Komodo yang Jarang Kamu Tahu