Selain risiko kelelahan akibat suhu tinggi, pendaki juga rentan mengalami gangguan pernapasan dan penurunan stamina.
Kondisi ini semakin berbahaya jika jalur pendakian memiliki sumber air yang terbatas.
Beberapa kawasan perbukitan dengan medan terjal juga menjadi lebih berisiko karena suhu panas dapat mempercepat kelelahan fisik.
Baca Juga: Liburan di Bali Kini Lebih Praktis, Ada Pass Wisata yang Bisa Dipakai ke Puluhan Destinasi
3. Wisata Kota di Siang Hari
Berjalan kaki di kawasan wisata perkotaan saat matahari berada di puncak terik juga tidak disarankan.
Aspal dan beton di kawasan perkotaan mampu menyimpan panas lebih lama sehingga suhu terasa lebih menyengat.
Kondisi ini sering memicu rasa pusing, cepat lelah, dan dehidrasi, terutama bagi wisatawan lanjut usia dan anak-anak.
Aktivitas city tour sebaiknya dilakukan pada pagi atau malam hari ketika suhu lebih bersahabat.
Baca Juga: 4 Tempat Jogging di Tangerang, Ada yang Buka 24 Jam
4. Kebun Binatang dan Taman Rekreasi Terbuka
Tempat wisata seperti kebun binatang dan taman bermain outdoor juga menjadi lokasi yang cukup berisiko saat cuaca panas ekstrem.
Pengunjung umumnya harus berjalan kaki dalam waktu lama di area terbuka.
Selain membuat pengunjung tidak nyaman, suhu panas juga dapat memengaruhi kondisi satwa di kebun binatang.
Beberapa hewan menjadi lebih pasif dan memilih berlindung sehingga pengalaman wisata menjadi kurang optimal.
Baca Juga: Mau Lihat Langit Borobudur Penuh Lampion? Ini Harga Tiket dan Jadwal Waisak 2026
5. Wisata Gurun Pasir dan Savana
Destinasi wisata bertema gurun pasir atau savana terbuka juga sebaiknya dihindari sementara waktu.
Artikel Terkait
Mau Lihat Langit Borobudur Penuh Lampion? Ini Harga Tiket dan Jadwal Waisak 2026
Liburan di Bali Kini Lebih Praktis, Ada Pass Wisata yang Bisa Dipakai ke Puluhan Destinasi
4 Tempat Jogging di Tangerang, Ada yang Buka 24 Jam
Jangan Asal Pilih! Ini Kesalahan Memilih Kursi Pesawat yang Sering Bikin Perjalanan Tidak Nyaman
Buah dan Sayur Unggulan yang Unik dari Jepang, Munculnya Banyak di Musim Semi