Kabar BUMN - Tidak sempat traveling jauh di akhir pekan ini, coba wisata ke Bogor saja, terutama ke Jalan Suryakencana.
Suryakencana merupakan daerah pecinan terpopuler di Bogor yang terbentuk sejak zaman Hindia Belanda.
Tepatnya sejak pembukaan lintas Anyer dan Panarukan oleh Daendels.
Baca Juga: 20 Ide Caption Bahasa Inggris Bertema Long Weekend, Cocok untuk Instagram hingga TikTok
Pada masa itu namanya Handelstraat (jalan perniagaan), karena kawasan sudah menjadi pusat perniagaan.
Nama Suryakencana sendiri baru diberikan pemerintah tahun 1950-an.
Saat ini kawasan Suryakencana menjad bagian estinasi wisata budaya dan kuliner yang diunggulkan di Bogor.
Baca Juga: 7 Tips Bekerja Optimal bagi Karyawan yang Tetap Masuk Saat Long Weekend
Gerbang Lawang Suryakencana
Begitu tiba di jalan Suryakencana, pelancong akan disambut dengan Gerbang Lawang Suryakencana.
Gerbang ini merupakan simbol asimilasi antara budaya Tionghoa dan budaya Sunda.
Gerbang bergaya Tiongkok berwarna merah.
Di kedua sisinya ada patung dua macan berwarna putih yang menjadi simbol Kerajaan Pajajaran.
Baca Juga: Benarkah Radang Tenggorokan Tidak Boleh Minum Air Panas? Ini Penjelasannya
Pasar Bogor
Selain kebutuhan sehari-hari, Pasar Bogor dijual alat rumah tangga, mainan, fashion, sampai ATK.
Artikel Terkait
Ajak Anak Lebih Dekat dengan Alam, Intip Keseruan Wisata Kuntum Farmfield Bogor
Telaga Saat, Tujuan Sempurna di Puncak Bogor untuk Melepas Penat Saat Akhir Pekan
Temukan Pesona Kota Khas Eropa Zaman dulu di Tengah Udara Sejuk Rustic Market Sentul, Bogor
Liburan Serasa Musim Dingin di Bogor, Snowville Sentul Tawarkan Salju hingga -5°C
Viral di Bogor! Go-Luge Puncak Cocok untuk Healing Sekaligus Uji Adrenalin
3 Pasar Tradisional di Bogor, dari Wisata Belanja, Kuliner, Sampai Berburu Barang antik