Gratis untuk Umum dan Dukung UMKM Lokal
Salah satu daya tarik utama festival ini adalah akses yang terbuka untuk masyarakat umum tanpa dipungut biaya alias gratis. Selain menikmati atraksi balon udara, pengunjung juga akan disuguhkan berbagai kegiatan pendukung.
Beberapa agenda yang turut meramaikan acara antara lain:
- Bazar ratusan pelaku UMKM lokal
- Pembagian bibit pohon secara gratis
- Layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk pengunjung
Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal serta kesadaran lingkungan melalui pembagian bibit pohon.
Baca Juga: Sambut Idul Adha 2026, Ini Tips Menyimpan Daging Kurban agar Awet dan Tetap Segar
Potensi Menjadi Agenda Tahunan
Pemerintah Kota Solo menilai festival ini masih bersifat uji coba untuk melihat antusiasme masyarakat. Jika berjalan sukses, tidak menutup kemungkinan acara serupa akan kembali digelar pada tahun berikutnya.
Solo dipilih sebagai lokasi baru karena ingin memperluas jangkauan wisata balon udara yang selama ini lebih identik dengan daerah pegunungan seperti Wonosobo.
Harapannya, festival ini dapat menjadikan Solo sebagai destinasi wisata kreatif baru di Jawa Tengah. ***
Artikel Terkait
Lonjakan Penumpang KA Blora Jaya Capai 72,76% di Awal 2026, Jadi Penopang Mobilitas Warga Cepu–Semarang
Jadwal KA Prameks Jogja–Kutoarjo 2026: Transportasi Praktis, Hemat, dan Bebas Macet
KA Blambangan Ekspres Tempuh 1.031 Km, Hubungkan Jakarta hingga Banyuwangi
Distribusi Barang Makin Efisien, KAI Logistik Siapkan Penguatan Kapasitas KA Ronggowarsito
Naik KA Brantas Makin Praktis, Ini Jadwal dan Tarif Rute Jakarta-Semarang