Kereta Api Gajayana memiliki jarak tempuh sekitar 905 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar 12 jam 16 menit.
Nama Gajayana sendiri diambil dari gelar raja di Kerajaan Kanjuruhan, salah satu kerajaan kuno yang pernah berdiri di Jawa Timur.
Baca Juga: Hari Ini! Festival Balon Udara Perdana Hadir di Solo, Meriahkan Alun-alun Utara Keraton
3. Kereta Api Pandalungan
Posisi ketiga ditempati Kereta Api Pandalungan dengan rute Gambir–Jember pulang pergi.
Kereta ini mulai beroperasi pada 1 Juni 2023.
Nama “Pandalungan” berasal dari sub-suku Madura yang banyak mendiami kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur.
Saat pertama kali diluncurkan, KA Pandalungan sempat menyandang status sebagai kereta api dengan rute terpanjang di Indonesia.
Kereta ini memiliki jarak tempuh sekitar 919 kilometer dengan waktu perjalanan mencapai 13 jam 5 menit.
Baca Juga: Airnya Bukan Editan, Danau Ini Memang Biru di Tengah Hutan Lombok
2. Kereta Api Sangkuriang
Kereta Api Sangkuriang menjadi pendatang baru yang langsung mencuri perhatian karena berhasil memecahkan rekor perjalanan kereta api terpanjang sebelumnya.
Kereta ini melayani rute Bandung–Ketapang pulang pergi dengan waktu tempuh sekitar 16 hingga 17 jam.
Dengan total perjalanan mencapai 1.002 kilometer, KA Sangkuriang kini menempati posisi kedua sebagai kereta api dengan rute terpanjang di Indonesia.
Nama Sangkuriang diambil dari legenda populer yang berasal dari Jawa Barat.
Baca Juga: Sambut Idul Adha 2026, Ini Tips Menyimpan Daging Kurban agar Awet dan Tetap Segar
1. Kereta Api Blambangan Ekspres
Posisi pertama ditempati Kereta Api Blambangan Ekspres yang kini menjadi kereta api dengan rute terpanjang di Indonesia.
Artikel Terkait
Sambut Idul Adha 2026, Ini Tips Menyimpan Daging Kurban agar Awet dan Tetap Segar
Airnya Bukan Editan, Danau Ini Memang Biru di Tengah Hutan Lombok
Liburan Keluarga di Puncak: Serunya Nicole’s River Park dengan Konsep Dunia Mini
Hari Ini! Festival Balon Udara Perdana Hadir di Solo, Meriahkan Alun-alun Utara Keraton
15 Ucapan Idul Adha 2026 yang Singkat, Menyentuh, dan Penuh Doa