Ini Alasan Kulit Mengalami Perubahan Saat Traveling dan Cara Mengatasinya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 18 Mei 2026 | 18:30 WIB
Ilustrasi. Saat traveling di musim panas atau kemarau, kenakan topi untuk melindungi wajah dari terik matahari. (Pexels/Tommy Huang)
Ilustrasi. Saat traveling di musim panas atau kemarau, kenakan topi untuk melindungi wajah dari terik matahari. (Pexels/Tommy Huang)

Kabar BUMN - Saat traveling lama, sebagian orang akan mendapati perubahan pada kondisi kulitnya.

Rata-rata permasalahannya jerawat, kulit memerah, kering, dan bersisik.

Tak jarang juga mengalami alergi tidak hanya di wajah tapi juga bagian tubuh lainnya.

Untuk dipahami, masalah kulit itu muncul dipengaruhi beberapa faktor.

Baca Juga: Hal yang Identik dengan Idul Adha 2026, dari Takbir hingga Olahan Daging

Perubahan iklim
Cuaca berpengaruh besar terhadap kondisi kulit, apalagi bila liburannya ke tempat yang berbeda.

Misalnya, dari kota panas ke kota dingin. Selain itu, perhatikan juga musim.

Di musim kemarau atau musim panas, cenderung terjadi masalah kulit dibandingkan saat musim hujan.

Untuk antisipasinya gunakan lotion, SPF, dan lindungi wajah dengan topi atau payung saat di udara terbuka.

Baca Juga: TMII Gelar Perayaan Hari Tari Sedunia, Pendaftaran Dibuka hingga 25 Mei

Udara selama perjalanan
Efek terpapar AC, apalagi di pesawat terbang, membuat kulit kering dan akhirnya bersisik dan gatal.

Belum lagi sepanjang perjalanan orang sering menempelkan wajah pada pillow neck, tas, atau selimut.

Untuk mengantisipasinya, gunakan body mist dan mask sheet untuk menghidrasi kulit. Juga banyak minum air mineral.

Sebelum berangkat, bersihkan juga permukaan tas dan pillow neck yang dibawa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: sanctuarymedical.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini