Kabar BUMN - Salah satu penyumbang sampah terbesar di dunia itu ternyata pelancong atau turis.
Di tempat liburan orang membuang sampah, terutama sampah plastik, lebih banyak dibandingkan warga lokal.
Tidak lalu harus berhenti traveling, pelancong tetap bisa mengurangi sampah plastik.
Untuk itu, lengkapi perjalanan dengan perlengkapan dan barang penunjang yang ramah lingkungan.
Baca Juga: 4 Gerai Donat yang Direkomendasikan di Kuala Lumpur, Malaysia, Sesuai dengan Selera Lokal
Tumbler
Bagi yang bepergian jauh sebaiknya memiliki tumbler dalam ukuran besar, lebih dari 500 ml.
Tujuannya agar isi tumbler tidak cepat habis dan tidak perlu membeli air mineral plastik.
Andai harus membeli sebaiknya beli dalam ukuran besar saja.
Tidak ada salahnya membawa satu cup kopi yang bisa dilipat atau collapsible jika memang rutin membeli kopi di kafe.
Baca Juga: ASITA Bali Gelar Bali Tourism Run 2026, Targetkan Ribuan Pelari ke Jatiluwih
Bawa alat makan sendiri
Sendok, garpu, pisau, sumpit, sedotan merupakan barang yang paling banyak dibuang dalam industri makanan.
Untuk mengurangi sampah jenis ini sebaiknya bawa alat makan sendiri.
Saat ini banyak dijual satu set cutlery yang terdiri atas sendok, garpu, sumpit dan sedotan.
Saat memesan makanan atau membeli untuk dibungkus, tolak sendok dan garpu plastik.
Artikel Terkait
Waspada Boros, Ini Biaya Tak Terduga Yang Sering Muncul Saat Traveling
Tinggalkan Fashion Item Ini di Rumah untuk Menghindari Kelebihan Bagasi Saat Traveling
Cara Mudah Berinteraksi dengan Warga Lokal Ketika Traveling ke Luar Negeri
Cara Cerdas Melindungi Ponsel Saat Traveling, Baik dari Alam dan Juga Tangan Jahil Pencopet
Sudoku Packing, Teknik Praktis Mengepak Baju untuk Traveling Lebih dari Seminggu
3 Jenis Ransel untuk Traveling, Setiap Jenis Peruntukkannya Berbeda