Cara Cerdas Membagi Gaji untuk Investasi agar Keuangan Lebih Sehat

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 24 Mei 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi - Panduan mengatur gaji untuk investasi. (Freepik/jcomp)
Ilustrasi - Panduan mengatur gaji untuk investasi. (Freepik/jcomp)

Kabar BUMN - Mengelola gaji dengan bijak menjadi langkah penting untuk mencapai kondisi keuangan yang sehat dan stabil.

Di tengah meningkatnya kebutuhan hidup dan gaya hidup konsumtif, banyak pekerja mulai menyadari pentingnya menyisihkan penghasilan untuk investasi demi mempersiapkan masa depan finansial yang lebih aman.

Namun, tidak sedikit orang yang masih bingung bagaimana cara membagi gaji antara kebutuhan sehari-hari, tabungan, dan investasi.

Padahal, pengaturan keuangan yang tepat dapat membantu seseorang tetap memenuhi kebutuhan tanpa mengorbankan tujuan jangka panjang.

Baca Juga: 3 Warung Kopi Legendaris di Bandung, Hadirkan Rasa dan Suasana Masa Lalu

Pentingnya Membagi Gaji Sejak Awal

Perencana keuangan kerap menyarankan agar pengelolaan gaji dilakukan segera setelah menerima pendapatan bulanan.

Langkah ini dinilai lebih efektif dibanding menggunakan sisa uang di akhir bulan untuk ditabung atau diinvestasikan.

Dengan pembagian yang terencana, seseorang dapat mengontrol pengeluaran, menghindari utang konsumtif, serta membangun kebiasaan finansial yang lebih disiplin.

Baca Juga: Tips Berbicara dan Presentasi dengan Percaya Diri di Depan Umum

Gunakan Rumus Pembagian Gaji

Salah satu metode yang paling sering digunakan adalah rumus 50:30:20.

Metode ini membagi penghasilan menjadi tiga pos utama:

  • 50 persen untuk kebutuhan pokok

Pos ini digunakan untuk kebutuhan wajib seperti makan, transportasi, tagihan listrik, internet, cicilan, hingga biaya tempat tinggal.

  • 30 persen untuk kebutuhan pribadi dan hiburan

Dana ini dapat digunakan untuk nongkrong, belanja, traveling, atau hiburan lainnya agar kondisi finansial tetap seimbang tanpa merasa terlalu dibatasi.

  • 20 persen untuk tabungan dan investasi

Bagian ini menjadi kunci penting untuk membangun keamanan finansial jangka panjang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini