Uang Saku Pas-pasan? Simak 8 Tips Mengatur Keuangan bagi Mahasiswa Rantau agar Cukup Sampai Akhir Bulan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 2 Juni 2026 | 19:30 WIB
Ilustrasi - Tips mengatur keuangan bagi mahasiswa rantau agar cukup untuk sebulan. (Freepik/freepik)
Ilustrasi - Tips mengatur keuangan bagi mahasiswa rantau agar cukup untuk sebulan. (Freepik/freepik)

Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menghemat pengeluaran secara signifikan.

Baca Juga: 4 Lokasi Freediving di Indonesia, Airnya Jernih, Ombak Tenang, Tak Perlu Takut Kehabisan Napas Sia-sia

3. Catat Semua Pengeluaran

Mencatat pengeluaran harian mungkin terlihat sepele, tetapi kebiasaan ini sangat efektif untuk mengetahui ke mana uang digunakan.

Saat ini banyak aplikasi pencatat keuangan yang dapat digunakan secara gratis.

Dengan mencatat setiap pengeluaran, mahasiswa dapat lebih mudah mengevaluasi kebiasaan konsumsi dan mengidentifikasi pos pengeluaran yang bisa dikurangi.

Baca Juga: Gratis ke Ancol pada Juni 2026, Perhatikan Syarat dan Ketentuan Sebelum Berkunjung

4. Tetapkan Batas Pengeluaran Harian

Agar uang saku tidak habis di pertengahan bulan, cobalah membagi total dana yang dimiliki ke dalam kebutuhan harian.

Misalnya, jika memiliki anggaran makan dan kebutuhan sehari-hari sebesar Rp1,5 juta per bulan, maka batas pengeluaran per hari sekitar Rp50 ribu.

Dengan cara ini, mahasiswa dapat lebih disiplin dalam mengontrol pengeluaran.

Baca Juga: Sering Muncul di Media Sosial, Mata Air Cigede Garut Ternyata Gratis untuk Dikunjungi

5. Kurangi Kebiasaan Jajan Berlebihan

Membeli kopi kekinian, makanan cepat saji, atau camilan setiap hari mungkin terasa menyenangkan, tetapi jika dilakukan terus-menerus dapat menguras anggaran bulanan.

Memasak sendiri atau membeli makanan dengan harga yang lebih terjangkau dapat menjadi solusi untuk menghemat pengeluaran tanpa mengorbankan kebutuhan gizi.

Baca Juga: 4 Kuliner Blitar, Menu Utamanya Serba Pedas dan Gurih, Pendampingnya Manis Menyegarkan

6. Siapkan Dana Darurat

Meski dana terbatas, mahasiswa tetap perlu menyisihkan sebagian kecil uang untuk kebutuhan darurat.

Dana ini dapat digunakan ketika menghadapi kondisi tak terduga seperti sakit, keperluan akademik mendadak, atau kebutuhan transportasi darurat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini