Inisiator Jazz Atas Awan, Budhi Hermanto, mengatakan bahwa pertunjukan akan digelar pada malam pertama festival. Panggung musik itu direncanakan menghadirkan komunitas musisi jazz dari berbagai wilayah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca Juga: RE3 For-E PNM Hadirkan Manfaat Ganda, Lingkungan Terjaga dan Usaha Laundry Tumbuh
“Pada hari pertama tanggal 28 Agustus 2026, rencananya kami menghadirkan beberapa komunitas musisi jazz di panggung Jazz Atas Awan."
"Sedangkan pada hari kedua akan menghadirkan pertunjukan musik Harmoni Dieng dengan melibatkan beberapa artis dan musisi nasional,” ujar Budhi.
Pada hari kedua, suasana festival akan semakin semarak lewat konser bertajuk Harmoni Dieng yang melibatkan sejumlah penyanyi dan musisi nasional untuk menghibur pengunjung.
Baca Juga: Mobilitas Masyarakat Tinggi, Penumpang KAI Tembus 1,4 Juta Saat Libur Panjang
DCF Dinilai Berdampak pada Ekonomi Warga
Pemerintah daerah menilai keberadaan Dieng Culture Festival bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekitar. Festival ini disebut mampu membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.
Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menyebut DCF sebagai contoh pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang berjalan beriringan dengan pelestarian budaya.
Kehadiran UMKM, komunitas seni, hingga pelaku wisata lokal dinilai ikut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di kawasan Dieng. ***
Artikel Terkait
Liburan ke Dieng dari Lampung Makin Praktis, DAMRI Siapkan Rute Langsung
Mendaki Gunung Prau via Dieng: Rute Mudah, Pemandangan Indah, dan Fasilitas Lengkap
Nikmati Sensasi Relaksasi Alami di Pemandian Air Hangat Banyu Alam, Dieng
Murah dan Instagramable, Batu Pandang Ratapan Angin Jadi Destinasi Wajib Saat ke Dieng
Sempat Absen, Jazz Atas Awan Dipastikan Meriahkan Dieng Culture Festival 2026