Selain itu, Nabi Muhammad juga selalu berkurban satu ekor hewan kurban.
Baca Juga: Idul Adha:Mengapa Sapi, Kambing dan Domba Dipilih Sebagai Hewan Kurban?
Baik kambing, sapi, maupun unta.
Dengan berkurban satu ekor hewan kurban, maka akan ada lebih banyak penyembelihan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah dalam kitabnya, Ahkam Al-Udhiyyah menyimpulkan:
Baca Juga: KAI Services Ajak Pelanggan Donasi Pembelian Hewan Kurban untuk Idul Adha 2023
“Hewan kurban yang paling afdal adalah unta, lalu sapi ketika disembelih utuh, lalu domba, lalu kambing, lalu 1/7 unta, lalu 1/7 sapi.”
Namun, perlu diingat bahwa pendapat tersebut diutarakan saat melihat kemampuan masyarakat Arab yang berbeda dengan masyarakat di Indonesia.
Dimana masyarakat mayoritas Arab adalah kalangan yang mampu.
Berbeda dengan masyarakat Indonesia yang masyarakatnya kebanyakan berada di golongan menengah ke bawah.
Kembali lagi bahwa berkurban sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
Baca Juga: 7 Tips Menyimpan Daging di Kulkas Agar Tetap Segar dan Tahan Lama
Artikel Terkait
KAI Services Ajak Pelanggan Donasi Pembelian Hewan Kurban untuk Idul Adha 2023
Idul Adha: Mengapa Sapi, Kambing dan Domba Dipilih sebagai Hewan Kurban?
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan Setelah Idul Adha? Berikut Hukum dan Tata Caranya
Sejarah Kurban di Hari Raya Idul Adha, Bermula dari Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
Jangan Asal Sate Daging Kurban, Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Memanggangnya