Kabar BUMN - Setiap orang akan merasa lelah sekali waktu, tetapi tidak berarti seseorang tersebut mengalami kelelahan.
Seperti KabarBUMN.com kutip dari Cleveland Clinic, definisi fatigue atau kelelahan adalah rasa lelah yang parah sehingga membuat seseorang sulit bangun di pagi hari apalagi melewati hari, baik untuk bekerja ataupun melakukan kegiatan lainnya.
Di saat kelelahan, tubuh terasa lelah, lesu, tanpa tenaga dan motivasi, disertai dengan rasa mengantuk parah. Seseorang dengan kelelahan merasa perlu sekali tidur, tetapi tidak merasa segar sekalipun sudah istirahat atau tidur.
Baca Juga: Betulkah Kelelahan Dapat Mengakibatkan Kematian?
Secara umum gejala kelelahan ini ditandai dengan depresi dan kurangnya keinginan untuk melakukan aktivitas yang biasanya dinikmati, kesulitan berkonsentrasi atau fokus, kemudian energi dan motivasi yang sangat rendah.
Selain itu, ia juga merasa gugup, cemas, dan mudah tersinggung, serta mengalami nyeri dan kelemahan otot.
Manifestasi kelelahan bisa tampak dari beberapa gejala lainnya, seperti mata lelah, kaki lelah, tubuh yang lemah, bahu kaku, malaise (ketidaknyamanan/kegelisahan), kebosanan, hingga ketidaksabaran.
Baca Juga: Masih Lesu dan Lelah di Pagi Hari Meski Sudah Tidur Lama, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Sementara Healthline menuliskan, kelelahan ini sering disertai dengan gejala, seperti sakit kepala parah, nyeri dada, penurunan kesadaran atau pingsan, detak jantung tidak teratur.
Kemudian sesak napas, sakit parah di bagian perut, punggung, atau daerah panggul, suhu tubuh tinggi, berat badan turun tanpa sebab/tidak disengaja.
Sampai dengan kesulitan tidur berkepanjangan, hingga pendarahan di dubur, dan muntah darah.
Baca Juga: 7 Alasan Menangis Tanpa Sebab dalam Psikologi, Bisa Karena Kelelahan Ekstrem hingga Depresi Lho!
Apa Penyebab Kelelahan?
Kelelahan diakibatkan beberapa faktor mulai dari gaya hidup dan masalah kesehatan fisik ataupun mental, juga tindakan pengobatan yang sedang dijalani.
Gaya hidup yang bisa mengakibatkan kelelahan, di antaranya olahraga atau bekerja berlebihan, stres, terlalu banyak minum minuman beralkohol atau kafein, pola makan buruk, dan efek samping dari penggunaan obat-obat tertentu.