Kabar BUMN - Belakangan ini kasus antraks sedang merebak kembali di Indonesia.
Baru-baru ini masyarakat di wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dikhawatirkan dengan kasus antraks.
Hal ini bermula dari tiga orang yang positif antraks meninggal dunia.
Sementara itu, dua lainnya diketahui masih suspek.
Baca Juga: HUT ke-53, Jamkrindo Komitmen Tingkatkan Kinerja dalam Menjembatani Aksesibilitas Finansial UMKM
Dilansir KabarBUMN.com dari Hello Sehat, antraks adalah infeksi bakteri serius yang disebabkan oleh Bacillus anthracis.
Biasanya penyakit antraks menyerang melalui kontak dengan binatang.
Antraks bisa menyebabkan penyakit berat seperti kulit, paru-paru hingga gangguan saluran pencernaan.
Baca Juga: Erik Ten Hag Dapat Tambahan Amunisi di Lini Tengah, Manchester United Resmi Datangkan Mason Mount
Antraks sendiri memiliki beberapa jenis berdasarkan cara bakteri masuk ke dalam tubuh.
Berikut jenis-jenis antraks beserta gejalanya:
1. Antraks kulit
Antraks kulit terjadi saat spora masuk ke kulit melalui luka atau goresan.
Biasanya antraks kulit terjadi ketika seseorang menyentuh hewan yang terinfeksi.