Lantas, apa saja gejala seseorang yang terkena virus rabies? Beberapa gejala awal sering mirip dengan sakit flu selama beberapa hari.
Baca Juga: Ingin Memelihara Kucing? Ini Jenis yang Cocok Denganmu
Gejala lanjutan termasuk demam, sakit kepala, mual, pusing, rasa cemas, merasa emosi, sulit bernapas, mengeluarkan air liur berlebihan, berhalusinasi, insomnia, dan sebagian tubuhnya terasa lumpuh.
Dilakukan Sejumlah Tes
Karenanya bila seseorang digigit anjing atau kucing, walau hewan tersebut sudah disuntik antirabies. Untuk berjaga-jaga, langsung saja ke rumah sakit.
Tujuannya, untuk memeriksakan, apakah ada virus rabies yang tertular lewat gigitan tersebut.
Baca Juga: Cara Menjinakkan Kucing agar Mudah Diajak Bermain
Dokter akan melakukan sejumlah tes dengan beberapa cara. Pertama, tes air liur. Orang yang digigit hewan akan ditampung air liur atau ludahnya pada sebuah tabung, untuk kemudian dites, apakah di liur tersebut ada virus atau tidak.
Cara kedua, skin biopsi. Pasien akan diminta memberikan secuil sampel kulit (biasanya diambil dari leher belakang) dan dites di laboratorium.
Cara ketiga, tes darah dan cara keempat, MRI di mana pasien akan berbaring dalam mesin dan kondisi otaknya dicek lewat alat MRI.***