Kabar BUMN - Berbeda dengan situasi di kampus di mana teman-teman seumuran, ketika bekerja di kantor Anda berhadapan dengan rekan dengan beragam usia.
Ada yang lima atau sepuluh tahun di atas, bahkan ada yang sangat senior dan masuk ke kategori boomer.
Boomer adalah istilah bagi seseorang yang lahir antara tahun 1946-1964. Kelompok ini sering jadi momok bagi generasi yang lebih muda.
Baca Juga: Beda Generasi, Beda Gaya Komunikasi, yang Mana Gayamu dan Rekanmu?
Sebagai seorang fresh graduate yang baru menjadi bagian di kantor, Anda tidak bisa menghindari satu generasi dan bersosialisasi dengan generasi tertentu saja, karena pada dasarnya bekerja itu tentang team work.
Di awal wawancara kerja dan diterima di perusahaan tersebut, tentunya juga sudah ditanyakan tentang kemampuan Anda bekerja dalam tim.
Untuk menambah kepercayaan diri bersosialisasi dengan generasi-generasi yang lebih senior, coba beberapa tips berikut.
Baca Juga: 16 Tips Menghadapi Hari Pertama Kerja untuk Pemula, Fresh Graduate Simak Baik-baik
1. Bukan soal diri sendiri
Ketika mencoba berkomunikasi dengan orang lain, baik yang seumuran atau lebih tua, penting untuk memiliki empati.
Fokuskan pembicaraan pada orang yang diajak bicara bukan pada diri sendiri. Sebisa mungkin hindari mengungkapan 'kalau saya sih… ' atau 'saya orangnya… '.
Kebiasaan tersebut menunjukkan Anda lebih berorientasi kepada kepentingan diri sendiri dibanding orang yang diajak bicara.
Baca Juga: Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Pun Akan Mudah Memeroleh Pekerjaan, Mau Tahu Caranya?
Terlebih bila bicaranya dengan boomer yang sangat menghargai hierarki dan formalitas.
Berbicara dengan gaya seperti itu dianggap Anda tidak menghormati mereka. Anda minta dimaklumi tetapi tidak memaklumi orang lain.